Home Peristiwa Uji Coba Jalan Alternatif Sei Lenggana Bikin Warga Sengsara, Antrean 3 Jam Tak Terhindarkan

Uji Coba Jalan Alternatif Sei Lenggana Bikin Warga Sengsara, Antrean 3 Jam Tak Terhindarkan

  Sugianto   | Rabu , 30 Juli 2025
ee96f4bb3dd741f25759e911889a7046.jpg
Antrean kendaraan menular di Jalan Jenderal Sudirman Kilometer 21 Jembatan Sei Lenggana, Selasa malam (29/7).

KLIK.SAMPIT – Uji coba jalan alternatif Jembatan Sei Lenggana di Jalan Jenderal Sudirman, Kilometer 21, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), justru menimbulkan keluhan dari warga. Alih-alih menjadi solusi, jalur ini malah memicu kemacetan panjang dengan antrean kendaraan hingga tiga jam.

“Tadi malam saya antre hingga selama 3 jam,” keluh Purwanto, salah seorang pengendara, Rabu (30/7).

Purwanto yang melakukan perjalanan dari arah Pangkalan Bun menuju Sampit terpaksa terhenti ketika melewati jalan alternatif tersebut. Ia menyebut panjang antrean mencapai sekitar 4 kilometer.

“Kendaraan mengular antre panjang. Saya perkirakan ada sekitar 4 kilometer panjang antriannya,” tambahnya.

Padahal, jalan alternatif ini diharapkan bisa menjadi solusi sementara selama perbaikan jembatan utama dilakukan. Namun, kondisi jalan yang sempit dan akses yang belum maksimal membuat arus lalu lintas tersendat, terutama bagi kendaraan besar seperti truk.

Meski begitu, Purwanto menilai pengaturan buka-tutup jalur sudah dilakukan dengan cukup baik. Petugas gabungan dari Satlantas, Dinas Perhubungan (Dishub) Kotim, serta pihak internal perusahaan tampak sigap di lapangan.

Namun, ia berharap dinas terkait segera mengevaluasi teknis pelaksanaan uji coba agar tidak menimbulkan masalah baru bagi pengguna jalan.

“Kami paham ini uji coba, tapi tolong perhatikan juga kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Saya rasa perlu adanya penambahan jalur lain agar bisa mengurai kemacetan ini,” tegasnya.

Hingga kini, pihak terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai hasil evaluasi pelaksanaan uji coba tersebut. Masyarakat berharap segera ada langkah perbaikan agar kemacetan tidak terus berulang. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami