Home Pemerintah Gunung Mas Polres Gunung Mas Siapkan Pengamanan Pilkades Serentak di 59 Desa pada 2027

Polres Gunung Mas Siapkan Pengamanan Pilkades Serentak di 59 Desa pada 2027

  Akhmad Syahriansyah   | Minggu , 04 Oktober 2026
df075ec6c56cc3cd4db82d6e35551592.jpg
Kapolres Gumas AKBP Arum Sari Puspita Dewi saat berfoto bersama dengan pegawai DPMD, usai melakukan koordinasi terkait kesiapan pilkades serentak tahun 2027, pekan lalu. (Polres Gumas)/Klikkalteng.id )

KLIK.KUALA KURUN  – Polres Gunung Mas (Gumas) menyiapkan pengamanan untuk seluruh tahapan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak gelombang II yang dijadwalkan berlangsung di 59 desa pada 2027. Pengamanan akan dilakukan sejak tahapan persiapan hingga pemungutan suara di tempat pemungutan suara (TPS).

Kapolres Gumas AKBP Arum Sari Puspita Dewi mengatakan, pengamanan melibatkan koordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait penyelenggaraan pilkades di 12 kecamatan.

“Pengamanan akan dilakukan di berbagai tahapan pilkades, hingga pelaksanaan pemungutan suara di tempat pemungutan suara (TPS),” ucap Arum, Minggu (4/10).

Menurutnya, penempatan personel di setiap TPS akan disesuaikan dengan tingkat kerawanan wilayah. Dengan begitu, kebutuhan pengamanan di setiap lokasi dapat berbeda.

“Dalam pengamanannya, jumlah personel yang kami turunkan di setiap TPS akan berbeda. Itu tergantung tingkat kerawanan,” terangnya.

Arum menambahkan, koordinasi dengan pihak-pihak terkait akan terus diperkuat untuk mendukung pelaksanaan pilkades serentak di Kabupaten Gunung Mas.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Gumas Hendra Surya menjelaskan, pilkades serentak gelombang II digelar karena masa jabatan kepala desa di 59 desa tersebut berakhir pada awal Februari 2027.

Tahapan pilkades dijadwalkan mulai pada 2026. Pemerintah telah menganggarkan Rp1 miliar untuk kebutuhan persiapan, antara lain sosialisasi, bimbingan teknis bagi panitia, honorarium dan operasional panitia, serta pengadaan sejumlah peralatan kerja.

“Tahapan pilkades serentak dimulai di tahun 2026. Dana Rp1 miliar sudah dianggarkan untuk tahapan persiapan seperti sosialisasi, bimbingan teknis bagi panitia pilkades, honor dan operasional panitia serta pengadaan beberapa peralatan kerja,” jelas Hendra.

Sebanyak 59 desa yang dijadwalkan mengikuti pilkades serentak gelombang II tersebut adalah Pematang Limau, Rabauh, Sepang Kota, Tanjung Karitak, Tewai Baru, Rangan Tate, Tuyun, Tumbang Danau, Dahian Tambuk, Tumbang Empas, Tumbang Hakau, Pilang Munduk, Penda Pilang, Tanjung Riu, Petak Bahandang, Hurung Bunut, Batu Puter, Tumbang Tuwe, Sei Antai, Linau, Luwuk Langkuas, Parempei, Talangkah, Hujung Pata, Tajah Antang Raya, Mangkawuk, Tumbang Kuayan, Belawan Mulia, Fajar Harapan, Bereng Balawan, Takaras, Tangki Dahuyan, Tumbang Sepan, Tumbang Jalemu, Tumbang Oroi, Tumbang Samui, Luwuk Tukau, Kasintu, Sandung Tambun, Sumur Mas, Tanjung Untung, Tumbang Habaon, Penda Rangas, Tumbang Pasangon, Tumbang Korik, Tumbang Ponyoi, Tumbang Tajungan, Rangan Hiran, Mangkuhung, Tumbang Lapan, Tumbang Siruk, Harowu, Karetau Rambangum, Karetau Sarian, Lawang Kanji, Tumbang Maraya, Tumbang Mahuroi, Tumbang Anoi, dan Tumbang Posu. (KLIK-RED)

 

Baca Juga

Ikuti Kami