KLIK.SAMPIT – Perkembangan kemampuan siswa setelah setahun mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menunjukkan pentingnya akses belajar bagi anak-anak yang sempat putus sekolah. Program ini memberi kesempatan bagi mereka untuk kembali belajar sekaligus mengembangkan potensi diri.
Hal itu menjadi perhatian Wakil Ketua I DPRD Kotim Juliansyah, saat menghadiri open house satu tahun Sekolah Rakyat Kotim belum lama ini. Ia mengaku terkesan melihat kemampuan siswa, termasuk ketika mereka menyampaikan materi menggunakan bahasa Indonesia, Inggris, hingga Arab.
“Saya terharu dan terkejut melihat bagaimana selama satu tahun mereka yang sebelumnya putus sekolah bisa mendapatkan pendidikan. Tadi kita mendengar penyampaian dalam bahasa Indonesia, Inggris, bahkan Arab. Ini luar biasa,” ungkap Juliansyah, Senin (19/10).
Menurutnya, perkembangan tersebut memperlihatkan bahwa anak-anak yang sempat kehilangan kesempatan belajar tetap memiliki potensi untuk berkembang ketika mendapat pendidikan dan pembinaan yang sesuai.
Karena itu, Juliansyah menyatakan dukungannya terhadap keberlanjutan program Sekolah Rakyat. Ia berharap jumlah siswa terus bertambah agar lebih banyak anak yang membutuhkan dapat kembali memperoleh akses pendidikan.
“Kami dari DPRD selalu mendukung kegiatan peringatan satu tahun Sekolah Rakyat ini. Harapan kita, ke depannya jumlah siswanya semakin bertambah,” ujarnya.
Meski demikian, penambahan peserta didik perlu diimbangi dengan kesiapan fasilitas dan tenaga pendidik. Menurut Juliansyah, ketersediaan guru menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan agar proses belajar mengajar tetap berjalan baik seiring bertambahnya jumlah siswa.
“Kita berharap masyarakat yang memang putus sekolah bisa ditampung di sini. Mudah-mudahan ke depannya tenaga pendidiknya juga bisa bertambah,” katanya.
Ia berharap pemerintah daerah dan pemerintah pusat terus berkolaborasi dalam mendukung pengembangan Sekolah Rakyat. Dukungan tersebut dinilai penting agar program dapat menjangkau lebih banyak anak yang membutuhkan tanpa mengabaikan kualitas pendidikan.
Juliansyah juga mengapresiasi Presiden Prabowo Subianto atas pencanangan program Sekolah Rakyat yang ditujukan untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.
Menurutnya, kesempatan memperoleh pendidikan merupakan modal penting bagi anak untuk meraih cita-cita. Dengan dukungan yang berkelanjutan, Sekolah Rakyat di Kotim diharapkan menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan dan mempersiapkan masa depan mereka.(KLIK-RED)