Home Pemerintah Lamandau Bupati Lamandau Apresiasi Respons Perusahaan Sawit, Optimistis Kebijakan Presiden Dongkrak Kesejahteraan Petani

Bupati Lamandau Apresiasi Respons Perusahaan Sawit, Optimistis Kebijakan Presiden Dongkrak Kesejahteraan Petani

  Redaksi   | Sabtu , 06 Juni 2026
e1e9dd4d7a821ec622a5b326e0f27a5c.jpg
Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra saat membagikan seragam gratis kepada murid salah satu sekolah dasar di wilayah tersebut, belum lama ini. (Laman resmi Facebook Resky Mahodenk)

KLIK.LAMANDAU  – Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra menyampaikan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan kelapa sawit yang telah merespons imbauan pemerintah daerah terkait tata kelola sektor perkebunan. Menurutnya, dukungan dunia usaha menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas industri sawit yang selama ini menjadi penopang utama perekonomian masyarakat Lamandau.

"Terima kasih kepada pihak perusahaan yang sudah merespons imbauan yang telah kami sampaikan," ujar Rizky Aditya Putra, kepada Klikkalteng.id, Jumat (5/6/2026).

Ia mengatakan, kelapa sawit memiliki peran strategis bagi Kabupaten Lamandau karena menjadi sumber penghasilan utama bagi banyak masyarakat. Oleh sebab itu, setiap perubahan harga komoditas sawit akan berdampak langsung terhadap kondisi ekonomi daerah.

"Seperti kita ketahui bersama, kelapa sawit saat ini menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Lamandau. Naik turunnya harga sawit memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap perekonomian masyarakat," katanya.

Bupati juga menyatakan keyakinannya terhadap kebijakan yang dikeluarkan Presiden Republik Indonesia terkait tata niaga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO). Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat penerimaan negara dari sektor perkebunan.

"Kami yakin dan percaya kebijakan yang dikeluarkan Bapak Presiden beberapa waktu lalu demi kemakmuran petani, sekaligus sebagai upaya meningkatkan pendapatan negara sehingga tidak ada lagi CPO yang keluar dari negara kita melalui praktik under invoicing," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menilai Indonesia memiliki posisi yang sangat kuat di pasar minyak sawit dunia. Dengan pangsa produksi yang mendominasi pasar global, Indonesia dinilai sudah saatnya memiliki pengaruh lebih besar dalam menentukan harga CPO internasional.

"Indonesia kini menguasai lebih dari separuh pasokan minyak sawit dunia. Sudah sepantasnya negara kita ikut menentukan harga minyak sawit dunia, bukan justru ditentukan oleh negara lain," tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Lamandau berharap sinergi antara pemerintah, perusahaan perkebunan, dan para petani terus terjalin dengan baik sehingga sektor kelapa sawit tetap menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (KLIK-RED)

 

Baca Juga

Ikuti Kami