KLIK.PALANGKA RAYA – Warga Palangka Raya diminta lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah untuk mencegah kebakaran permukiman. Imbauan ini disampaikan menyusul tingginya kejadian kebakaran yang disebut berkaitan dengan korsleting listrik.
Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya Arif Norkim, mengatakan kondisi instalasi listrik perlu diperiksa secara berkala, terutama pada rumah yang menggunakan banyak perangkat elektronik.
“Hal ini dinilai penting mengingat penggunaan perangkat elektronik rumah tangga terus meningkat. Sementara instalasi listrik yang sudah berusia lama dapat meningkatkan risiko terjadinya korsleting apabila tidak dilakukan pemeriksaan maupun pembaruan,” ujarnya, Sabtu (3/10).
Sebelumnya, Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya, Alfrianto, menyebut sekitar 60 persen kejadian kebakaran berkaitan dengan korsleting listrik.
Menurutnya, penambahan daya listrik maupun penggunaan perangkat seperti AC dan peralatan elektronik lainnya perlu diikuti penyesuaian instalasi. Salah satunya dengan memastikan kondisi dan kapasitas kabel sesuai kebutuhan.
Selain masalah kelistrikan, kelalaian manusia juga dapat memicu kebakaran. Misalnya lupa mematikan kompor atau sumber api lainnya setelah digunakan.
Karena itu, masyarakat diimbau tidak hanya waspada terhadap penggunaan peralatan listrik, tetapi juga memastikan instalasi di rumah dalam kondisi aman. Pemeriksaan dan pembaruan instalasi dinilai penting untuk mengurangi risiko kebakaran permukiman. (KLIK-RED)