KLIK.SAMPIT – Suasana haru menyelimuti malam terakhir salat tarawih di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Minggu (30/3) malam. Masjid dan musala dipadati jamaah yang ingin meraih keberkahan di penghujung Ramadan 1446 Hijriah, seraya berdoa agar dipertemukan kembali dengan bulan suci tahun depan.
Pelaksanaan tarawih terakhir ini bertepatan dengan keputusan pemerintah yang menetapkan 1 Syawal 1446 Hijriah jatuh pada Senin (31/3), setelah sidang isbat oleh Kementerian Agama pada Sabtu (29/3).
Taufik, salah seorang jamaah, mengaku merasa bangga sekaligus sedih setelah menunaikan tarawih terakhir.
"Saya bangga bisa menyelesaikan puasa sebulan penuh dan rutin menjalankan tarawih. Tapi juga ada rasa sedih karena Ramadan akan berakhir. Semoga tahun depan kita bisa bertemu kembali dengan bulan suci ini," ujarnya.
Ia berharap Ramadan menjadi momen untuk evaluasi diri, meningkatkan ketakwaan, dan mempererat solidaritas antarumat Muslim.
"Ramadan mengajarkan kita arti keikhlasan dalam ibadah dan kepedulian terhadap sesama. Semoga ini menjadi motivasi untuk terus memperbaiki diri," katanya.
Dengan berakhirnya rangkaian ibadah tarawih, diharapkan semangat dan nilai-nilai kebaikan yang telah dibangun selama Ramadan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. KLIK-RED)