KLIK.SAMPIT – Puncak arus balik Lebaran 2025 melalui jalur laut di Pelabuhan Sampit diperkirakan terjadi pada 10 hingga 11 April 2025. Prediksi ini disampaikan oleh Kepala Seksi Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhanan KSOP Kelas III Sampit, Gusti Muchlis.
“Kami perkirakan puncak arus balik terjadi pada 10 sampai 11 April karena itu merupakan hari terakhir masa angkutan Lebaran. Saat itulah lonjakan penumpang kemungkinan besar terjadi,” ujar Gusti, Senin (7/4).
Menurut data sementara, hingga saat ini tercatat 1.477 penumpang arus balik Lebaran naik dan turun di Pelabuhan Sampit. Dalam sehari, pihak KSOP melayani keberangkatan dan kedatangan dua kapal laut, yaitu KM Lawit dan KM Dharma Ferry VI.
“KM Lawit tujuan Sampit-Surabaya membawa 1.088 penumpang, sementara KM Dharma Ferry VI yang datang dari Surabaya mengangkut 389 penumpang,” jelasnya.
Suasana Pelabuhan Sampit terlihat ramai saat KM Dharma Ferry VI bersandar. Penumpang bergegas turun bersama kendaraan pribadi dan truk logistik yang turut diangkut kapal.
Hingga H+5 Lebaran, tercatat sudah 11 kapal laut yang bersandar dan berangkat dari Pelabuhan Sampit. Total sementara, jumlah penumpang naik mencapai 8.848 orang, sedangkan penumpang turun sebanyak 2.248 orang.
Gusti menambahkan, pada Jumat (4/4) lalu, KM Lawit juga menurunkan 184 penumpang dari Surabaya di Pelabuhan Sampit.
“Kami terus memantau dan memastikan arus balik berjalan aman dan lancar,” pungkasnya. (KLIK-RED)