Home Berita Metropolis Gagal Kabur, Pembobol Toko Elektronik di Sampit Babak Belur Dihakimi Massa

Gagal Kabur, Pembobol Toko Elektronik di Sampit Babak Belur Dihakimi Massa

  Sugianto   | Selasa , 19 Agustus 2025
a6a39892ab6de3ba0859fbcee583e596.jpg
Ilustrasi. (Dibuat dengan kecerdasan buatan)

 

KLIK.SAMPIT – Aksi nekat seorang pria membobol toko elektronik di Jalan Rahadi Usman, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, berakhir tragis. Bukannya berhasil membawa kabur barang curian, pelaku justru babak belur dihajar warga setelah aksinya terekam kamera CCTV, Senin (18/8) dini hari sekitar pukul 00.20 WIB.

“Benar, telah terjadi pembobolan di toko saya. Pelaku sudah diamankan polisi,” ujar Z, pemilik toko, Selasa (19/8).

Z menerangkan, pelaku masuk dengan cara merusak pintu. Namun gerak-geriknya langsung terpantau dari CCTV yang terkoneksi ke rumahnya. Mengetahui hal itu, Z segera menuju lokasi dan meminta bantuan warga.

“Setibanya di lokasi, kami mengepung pelaku yang sudah ada di dalam toko,” kata Z.

Meski sempat terkepung, pelaku nekat melompat dari lantai dua ke arah belakang gedung. Upayanya kabur tak berhasil, karena warga berhasil mengejarnya.

Video amatir yang beredar memperlihatkan warga ramai-ramai mengepung dan melampiaskan amarahnya kepada pelaku. Beruntung, ada warga yang segera mengamankan sehingga pelaku tidak menjadi korban amukan massa yang lebih brutal.

“Sudah sering terjadi pencurian di sini. Makanya warga kesal begitu tahu ada pelaku yang tertangkap tangan,” tambah Z.

Usai kejadian, pelaku diserahkan kepada pihak kepolisian. Z menduga pelaku juga terlibat dalam pembobolan tokonya pada Jumat (8/8) lalu, yang menyebabkan kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Dia berharap polisi mengusut tuntas kasus ini. “Jangan hanya berhenti sampai di sini, harus diusut lebih jauh karena pencurian sering terjadi. Harapannya wilayah kita bisa aman,” ujarnya.

Saat ini pelaku sudah diamankan di Polres Kotim untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi mengimbau masyarakat agar tidak main hakim sendiri dan menyerahkan penanganan sepenuhnya kepada aparat. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami