KLIK.SAMPIT – Rasa lega dirasakan warga setelah jembatan alternatif Sei Lenggana di Jalan Jenderal Sudirman, Kilometer 21, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yang sempat jebol pada Jumat malam (22/8), akhirnya kembali bisa dilalui sejak Sabtu dini hari (23/8).
Perbaikan darurat langsung dilakukan oleh tim teknis, sehingga jalur lintas Sampit–Pangkalan Bun itu sudah bisa digunakan baik kendaraan roda dua maupun roda empat.
“Alhamdulillah sekitar pukul 04.30 WIB, kami sudah bisa lewat lagi. Sebelumnya sempat tertahan cukup lama,” ujar Ramdhani, salah seorang warga yang melintas.
Jembatan Sei Lenggana diketahui masih dalam tahap perbaikan dan ditargetkan selesai akhir 2025. Sementara itu, arus kendaraan dialihkan ke jembatan sementara dengan kapasitas terbatas. Kondisi ini kerap menimbulkan antrean panjang, terlebih bagi kendaraan berat yang memang dilarang melintas.
Meski demikian, jembatan ini tetap menjadi jalur vital bagi aktivitas warga, terutama untuk kepentingan ekonomi, pendidikan, dan distribusi barang. Dengan dibukanya kembali akses tersebut, kegiatan masyarakat kembali lancar.
“Kami berharap jembatan ini tidak jebol lagi. Walau harus hati-hati, yang penting bisa dilalui,” harap Ramdhani.
Sementara itu, petugas Satlantas Polres Kotim memastikan arus lalu lintas di jembatan alternatif tersebut sudah kembali normal.
“Situasi dari arah Sampit menuju Pangkalan Bun ramai tapi lancar. Begitu juga sebaliknya, meski sempat buka tutup jalur,” kata Briptu Handu Andika Putra, Sabtu pagi (23/8).
Ia mengimbau masyarakat tetap tertib dan bersabar saat melintas. “Kami minta pengguna jalan bersabar menunggu buka tutup jalur dan selalu tertib dalam antrean,” ujarnya. (KLIK-RED)