Home Berita Metropolis Ramadan, Sampah di Kotim Diprediksi Meningkat, DLH Imbau Masyarakat Jaga Kebersihan

Ramadan, Sampah di Kotim Diprediksi Meningkat, DLH Imbau Masyarakat Jaga Kebersihan

  Sugianto   | Senin , 03 Maret 2025
ccb6b3eb7658942551010186859145b0.jpg
Depo Sampah di Jalan Pelita, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.

KLIK.SAMPIT – Selama bulan suci Ramadan, volume sampah di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diprediksi mengalami peningkatan seiring meningkatnya konsumsi masyarakat. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotim mengimbau warga untuk lebih peduli terhadap kebersihan agar lingkungan tetap nyaman dan sehat.

"Kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam pengelolaan sampah, terutama di bulan Ramadan ini," kata Kepala DLH Kotim Marjuki, Senin (3/3).

Menurutnya, persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Jika tidak dikelola dengan baik, lonjakan sampah bisa menimbulkan dampak negatif, seperti bau tak sedap dan pencemaran lingkungan.

"Masyarakat harus sadar akan kebersihan lingkungan. Jangan sampai sampah berserakan karena kurangnya kesadaran. Ini tanggung jawab kita bersama," tegasnya.

Penyesuaian Jadwal Pembuangan Sampah

DLH Kotim telah mengambil langkah-langkah untuk mengantisipasi peningkatan volume sampah selama Ramadan, salah satunya dengan menyesuaikan jadwal pembuangan.

"Biasanya, pembuangan sampah dari pagi hingga siang. Namun, selama Ramadan kami ubah menjadi siang hingga sore agar ada jeda antara pembuangan di depo dan pengangkutan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA)," jelas Marjuki.

Selain itu, DLH juga mengoptimalkan armada pengangkut, tenaga kerja, serta fasilitas depo sampah yang tersebar di Kota Sampit guna mencegah penumpukan dan timbulnya bau tidak sedap di lingkungan permukiman.

Marjuki juga menyoroti peran pedagang pasar Ramadan dalam menjaga kebersihan. Ia menegaskan bahwa setiap pedagang wajib menyediakan tempat sampah di lapak masing-masing agar limbah sisa makanan dan plastik kemasan tidak berserakan.

"Kami akan terus mengawasi dan mengimbau para pedagang agar lebih disiplin dalam mengelola sampah," imbuhnya.

Meski saat ini kondisi sampah di Kota Sampit relatif terkendali, DLH Kotim berkomitmen meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah agar lingkungan tetap bersih.

"Kami tidak bisa bekerja sendiri. Peran serta masyarakat dan dunia usaha sangat penting agar Sampit tetap menjadi kota yang bersih dan nyaman," tandas Marjuki. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami