KLIK.SAMPIT – Museum Kayu Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, kembali mencuri perhatian wisatawan mancanegara. Rombongan turis asal Amerika Serikat dan Australia menyempatkan diri singgah di museum kebanggaan warga Sampit tersebut dalam rangkaian perjalanan wisata mereka di Kalimantan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotim Bima Ekawardhana, mengungkapkan bahwa para turis itu datang melalui Banjarmasin, lalu menjelajahi Loksado, Kapuas, Palangka Raya, hingga tiba di Sampit.
“Hari ini mereka melanjutkan perjalanan ke Pangkalan Bun untuk menuju Taman Nasional Tanjung Puting,” jelas Bima, Rabu (10/7).
Meski singkat, kunjungan ke Museum Kayu Sampit meninggalkan kesan mendalam bagi para wisatawan asing itu. Mereka tak hanya menikmati ragam benda bersejarah, tetapi juga dibuat kagum oleh koleksi mesin-mesin pengolah kayu dan produk-produk olahannya.
“Kesan mereka sangat positif. Mereka menyukai suasana museum dan terpukau dengan benda-benda di dalamnya, terutama mesin kayu serta hasil kerajinan lokal. Mereka juga tertarik pada benda-benda yang merepresentasikan budaya masa lalu kita,” ujar Bima.
Museum Kayu Sampit memang dikenal menyimpan berbagai koleksi unik yang menggambarkan sejarah dan kekayaan budaya masyarakat Kotawaringin Timur, khususnya di sektor kehutanan dan kerajinan kayu.
Kunjungan ini menjadi sinyal positif bagi pengembangan wisata budaya di Kotim. “Ini membuktikan bahwa wisata berbasis budaya tetap menarik bagi wisatawan asing. Tinggal bagaimana kita merawat, mengelola, dan terus mempromosikannya,” pungkas Bima. (KLIK-RED)