KLIK.SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Dinas Perhubungan mulai melakukan pemangkasan pohon di sepanjang jalan protokol Kota Sampit, tepatnya di Jalan Ahmad Yani, Selasa (22/7). Pemangkasan dilakukan guna mencegah pohon tumbang dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Langkah ini disambut positif oleh warga, namun sebagian berharap kegiatan serupa juga menyentuh wilayah pinggiran kota yang dinilai tak kalah berisiko.
“Kami menyambut baik pemangkasan ini, tapi jangan hanya di tengah kota. Di sudut-sudut Kota Sampit juga banyak pohon rimbun yang rawan tumbang,” ujar Slamet, warga MB Ketapang.
Ia menyebut insiden pohon tumbang pernah terjadi di Jalan Dewi Sartika pada Minggu (20/7) lalu. Meski tidak menimbulkan korban, kejadian itu dinilai menjadi peringatan agar pemangkasan dilakukan lebih merata.
“Memang sudah ada yang dipangkas, tapi masih banyak pohon besar, seperti di Jalan Kapten Mulyono. Kalau cuaca tidak bersahabat dan angin kencang datang, bisa sangat berbahaya,” tambahnya.
Beberapa titik lain yang disorot warga antara lain Jalan HM Arsyad, Tjilik Riwut, Jenderal Sudirman, DI Panjaitan, S. Parman, Suprapto, MT Haryono, hingga Jalan Pelita.
“Jangan sampai tindakan baru diambil setelah kejadian. Sebaiknya dicegah lebih dulu. Kami harap ada pemerataan,” imbuhnya.
Plt Kepala Dinas Perhubungan Kotim, Raihansyah, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari tindak lanjut rapat koordinasi lima pilar keselamatan lalu lintas yang digelar belum lama ini.
“Pemangkasan dilakukan untuk keselamatan berlalu lintas. Banyak dahan pohon yang mengganggu visibilitas rambu dan penerangan jalan umum (PJU),” jelas Raihan.
Selain itu, pemangkasan ini juga bagian dari persiapan mempercantik Kota Sampit menjelang HUT ke-80 Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang.
“Insyaallah, Jalan Kapten Mulyono dari samping Polres sampai Simpang KFC akan kami pasangi lampu pohon agar suasana kota makin semarak,” tutupnya.(KLIK-RED)