KLIK.SAMPIT – Kawasan Stadion 29 Nopember Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), yang seharusnya menjadi tempat olahraga dan rekreasi, justru diduga kerap disalahgunakan untuk pesta minuman keras (miras) oleh sekelompok orang pada malam hari.
Fuad, salah satu warga yang tinggal di sekitar stadion, mengaku sering melihat dan mendengar aktivitas mencurigakan di kawasan tersebut, terutama saat akhir pekan. Suara gaduh hingga pecahan botol kerap ditemukan keesokan paginya.
"Kami sering mendengar suara ribut-ribut saat malam. Paginya, botol miras berserakan di jogging track. Jelas sangat mengganggu dan meresahkan," ujar Fuad, Kamis (7/8).
Menurutnya, keberadaan sampah, pecahan botol, dan minimnya tempat sampah membuat kawasan stadion terlihat kumuh dan tidak terawat. Padahal, tempat tersebut banyak dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga dan berkumpul bersama keluarga, terutama di pagi dan sore hari.
Fuad berharap pemerintah daerah, terutama Satpol PP dan kepolisian, segera mengambil tindakan tegas agar aktivitas negatif itu tidak terus berlanjut.
"Kalau terus dibiarkan, bukan hanya merusak citra stadion, tapi juga berdampak buruk bagi anak-anak muda dan ketertiban umum," tegasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait dugaan aktivitas pesta miras tersebut. Warga berharap patroli rutin dilakukan untuk mengembalikan fungsi Stadion 29 Nopember sebagai ruang publik yang aman, bersih, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.(KLIK-RED)