Home Peristiwa Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar Merembet Hanguskan Rumah Warga di Pundu

Diduga Korsleting, Mobil Pikap Terbakar Merembet Hanguskan Rumah Warga di Pundu

  Sugianto   | Rabu , 20 Mei 2026
e64838ff7b36238d6e722fa2a77b62a5.jpg
Terlihat petugas memadamkan kebakaran yang menghanguskan satu unit mobil pikap dan rumah warga di Desa Pundu Kecamatan Cempaga Hulu, pada Selasa (19/5).

KLIK.SAMPIT– Kebakaran hebat melanda satu unit mobil pikap warna hitam nomor polisi D 8324 UH dan satu unit rumah warga di KM 04 Desa Pundu, RT 017 RW 009, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), pada Selasa (19/5) sekitar pukul 13.00 WIB. Peristiwa yang sempat menggegerkan warga sekitar ini diduga dipicu korsleting listrik pada kendaraan.

Kebakaran tersebut langsung mendapat penanganan dari jajaran Polsek Cempaga Hulu, yang turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan saksi di lapangan.

Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kapolsek Cempaga Hulu IPTU Edi Hariyanto, menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat seorang saksi berinisial SM sedang melintas di lokasi kejadian.

“Saat perjalanan, saksi melihat adanya gumpalan asap dan awalnya mengira berasal dari kendaraan tangki CPO yang berada di depannya,” terang SM.

Namun, setelah ia mencoba mendahului kendaraan tersebut, saksi mendapati bahwa sumber asap ternyata berasal dari mobil pikap yang melaju di jalur yang sama. Asap terlihat keluar dari bagian bawah kolong kendaraan.

“Saksi kemudian segera mendekati dan memberi tahu pengemudi agar segera menepi dan keluar dari kendaraan untuk menyelamatkan diri,” lanjutnya.

Pengemudi mobil pikap yang diketahui berinisial AA (20), kemudian menghentikan kendaraan di pinggir jalan. Namun, tidak lama setelah berhenti api dengan cepat muncul dan membesar dari bagian kendaraan hingga membakar seluruh mobil.

Situasi semakin memburuk, karena posisi kendaraan yang terbakar berada sangat dekat dengan pemukiman warga. Api kemudian dengan cepat merambat ke salah satu rumah warga yang berada tidak jauh dari titik awal kebakaran.

“Karena jarak kendaraan dengan rumah warga terlalu dekat, api kemudian menjalar dan membakar satu unit rumah hingga ikut hangus terbakar,” terangnya.

Warga sekitar sempat berupaya melakukan pemadaman secara manual, api berhasilkan dipadamkan saat petugas pemadam kebakaran datang dan api padam pada pukul 13.10 WIB.

Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp 400 juta akibat kerusakan total pada mobil pikap serta satu unit rumah yang terdampak.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, pihak kepolisian menduga kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik pada kendaraan. Meski demikian, kepolisian menegaskan bahwa penyebab pasti masih dalam tahap penyelidikan Unit Reskrim Polsek Cempaga Hulu.

Selain melakukan olah TKP, petugas juga mengamankan keterangan sejumlah saksi untuk memperjelas kronologi kejadian, termasuk memastikan titik awal munculnya api pada kendaraan tersebut.

Peristiwa ini menjadi perhatian warga setempat, mengingat cepatnya api menjalar dari kendaraan ke bangunan rumah akibat kondisi lingkungan yang berdekatan. Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran kendaraan, terutama saat terjadi indikasi gangguan teknis seperti asap atau bau terbakar. (KLIK-RED).

Baca Juga

Ikuti Kami