KLIK. PURUK CAHU – Bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang digelar dalam rangka memeriahkan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah 2026 diharapkan menjadi momentum bagi pelaku usaha lokal untuk naik kelas dan memperluas pasar.
Harapan tersebut disampaikan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya Dina Maulidah, saat menghadiri pembukaan bazar yang berlangsung di Alun-Alun Jorih Jerah, Puruk Cahu, Rabu (24/6).
Bazar yang diikuti 30 pelaku UMKM, termasuk satu peserta dari Kabupaten Barito Selatan, dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian MTQ VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.
Dina mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat dan para pelaku UMKM yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, bazar seperti ini tidak hanya mampu meningkatkan omzet pedagang, tetapi juga menjadi sarana promosi produk-produk unggulan daerah.
"Saya menyampaikan apresiasi atas tingginya antusiasme masyarakat dan pelaku usaha dalam menyambut kegiatan ini. Kami berharap bazar ini mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan para pelaku UMKM," ujarnya.
Politisi Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai, bazar juga menjadi wadah bagi para pelaku usaha untuk saling bertukar pengalaman, mulai dari teknik pengemasan produk hingga strategi pemasaran yang lebih efektif.
Menurutnya, peningkatan kapasitas pelaku UMKM harus terus dilakukan melalui berbagai program pembinaan agar produk lokal memiliki daya saing yang lebih tinggi.
"Kita sangat mendukung UMKM untuk berkembang. Salah satu caranya melalui pelatihan, tidak hanya terkait proses produksi, tetapi juga pemasaran, promosi, hingga bagaimana produk mereka bisa dipasarkan lebih luas, tidak hanya di Murung Raya tetapi juga di Kalimantan," katanya.
Sebagai unsur legislatif, Dina menegaskan DPRD Murung Raya berkomitmen memberikan dukungan terhadap pengembangan UMKM melalui kebijakan maupun penganggaran yang berpihak kepada pelaku usaha.
Menurutnya, dukungan tersebut akan diwujudkan melalui sinergi dengan perangkat daerah agar program pembinaan dan pengembangan UMKM dapat berjalan secara berkelanjutan.
"Dari DPRD kami sangat mendukung, baik melalui kebijakan maupun anggaran yang berkaitan dengan pengembangan UMKM. Kami akan mendorong dinas terkait untuk terus melaksanakan program-program yang mendukung kemajuan pelaku usaha," tegasnya.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan para pelaku usaha mampu membawa produk-produk unggulan Murung Raya naik kelas, memperluas pasar, serta menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.(KLIK-RED)