KLIK.SAMPIT – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) memberikan bantuan seragam sekolah gratis bagi peserta didik baru jenjang SMA/SMK yang mengikuti Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2025.
Program ini mendapat sambutan positif dari sekolah dan orang tua siswa. Kepala SMA Negeri 2 Sampit Kodarahim, mengatakan pihaknya telah menerima petunjuk teknis dari Dinas Pendidikan Provinsi dan siap menyalurkan bantuan tersebut kepada seluruh siswa kelas X tanpa memungut biaya.
"Alhamdulillah, tentu kami menyambut baik program seragam gratis ini. Nantinya, orang tua tinggal menunggu penyaluran bantuan," kata Kodarahim, Selasa (2/7).
Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan sangat lengkap, mencakup lima item sekaligus, yakni seragam putih abu-abu, seragam pramuka, batik sekolah, pakaian olahraga, dan sepatu.
"Bantuan ini akan diberikan kepada seluruh siswa baru yang lulus seleksi. Setelah pengumuman, orang tua akan mengusulkan ukuran seragam masing-masing," ujarnya.
Program ini disambut antusias oleh para wali murid, terlebih karena dapat meringankan beban pengeluaran menjelang tahun ajaran baru.
Kodarahim juga mengungkapkan, pelaksanaan SPMB tahun ini di SMA Negeri 2 Sampit mencatat jumlah pendaftar yang cukup tinggi. "Total pendaftar mencapai 890 orang. Sementara kuota penerimaan hanya 432 siswa. Pengumuman hasil seleksi belum keluar," jelasnya.
Ia merinci sebaran jalur pendaftaran yang digunakan, antara lain jalur domisili dengan 598 pendaftar dan kuota 266 siswa, jalur prestasi 176 pendaftar diterima 85 siswa, jalur afirmasi 91 pendaftar dengan kuota 63 siswa, dan jalur mutasi 26 pendaftar dengan kuota 18 siswa.
“Tahun ini ada peningkatan jumlah pendaftar dibanding tahun sebelumnya. Jalur domisili sekarang lebih mempertimbangkan nilai ijazah. Jalur prestasi juga baru dibuka tahun ini, memungkinkan siswa dari luar zonasi untuk mendaftar,” tandasnya. (KLIK-RED)