KLIK.SAMPIT – Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mendorong para pengembang perumahan untuk menyediakan lahan bagi pembangunan sekolah. Langkah ini menjadi penting seiring pesatnya pertumbuhan penduduk dan maraknya pembangunan kawasan permukiman di wilayah tersebut.
“Kita memerlukan bangunan sekolah untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak di wilayah ini. Semakin luas area permukiman, ketersediaan sarana pendidikan yang memadai harus menjadi prioritas,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kotim, Muhammad Irfansyah, Jumat (10/1).
Dia menjelaskan, pembangunan sekolah baru memerlukan analisis yang matang, termasuk kajian terhadap variabel pendukung seperti jumlah siswa potensial di lingkungan tersebut.
"Penentuan lokasi sekolah tidak bisa sembarangan. Harus ada kajian teknis agar lokasi yang dipilih strategis dan sesuai kebutuhan,” tambahnya.
Irfansyah mencontohkan sekolah yang baru dibangun di Jalan Tidar dan kawasan perumahan Metro TV. Kedua lokasi tersebut merupakan hasil hibah dari pengembang perumahan, menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah dan swasta dalam memajukan pendidikan.
Dia juga mengingatkan, aturan dalam Undang-Undang Omnibus Law kini mengatur perizinan pembangunan satuan pendidikan menjadi lebih terpadu melalui sistem satu pintu. Hal ini bertujuan untuk memastikan lokasi sekolah tidak berbenturan dengan kawasan yang dilindungi atau zona tertentu.
“Kami berharap para pengembang turut berkontribusi dalam menyediakan lahan untuk sekolah. Dengan begitu, kita bisa bersama-sama memajukan pendidikan di Kotim,” pungkasnya. (KLIK-RED)