Home Berita Metropolis Deg-degan Tiap Hari! Jembatan Kayu di Sungai Baamang Nyaris Ambruk

Deg-degan Tiap Hari! Jembatan Kayu di Sungai Baamang Nyaris Ambruk

  Sugianto   | Senin , 04 Agustus 2025
f20506c2fdfa79b155b8f1cd716e3685.jpg
Pelajar tampak ekstra berhati-hati melewati jembatan di Sungai Baamang, Jalan Walter Condrad, Sampit, yang nyaris ambruk.

KLIK.SAMPIT – Kondisi jembatan kayu di atas Sungai Baamang, tepatnya di Jalan Walter Condrad–Padat Karya, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), kian memprihatinkan. Jembatan dengan panjang sekitar 10 meter itu nyaris ambruk dan tetap menjadi jalur utama warga serta pelajar, Senin (4/8).

“Tak ada pilihan lain. Kalau tidak lewat sini, harus memutar sangat jauh,” ujar seorang pelajar SMA yang setiap hari melintasi jembatan tersebut.

Warga setempat, Munah, mengungkapkan keresahannya. Menurutnya, kondisi jembatan sangat membahayakan, terutama saat hujan turun karena kayu menjadi licin.
“Anak-anak sekolah tiap hari lewat situ. Kami khawatir ambruk sewaktu-waktu,” ucap Munah.

Pantauan di lapangan menunjukkan, lantai jembatan sudah mulai lapuk dan berlubang, sementara tiang penyangga tampak miring dan rapuh. Situasi ini sudah berlangsung lebih dari setahun, namun belum ada tindakan nyata dari pemerintah.
“Mungkin sudah setahun lebih jalan itu rusak, namun belum ada juga perbaikan dari pemerintah,” keluh Munah.

Bagi masyarakat sekitar, jembatan ini bukan sekadar penghubung, melainkan urat nadi aktivitas harian. Karena itu, warga dan pelajar mendesak agar pemerintah daerah segera melakukan perbaikan sebelum memakan korban jiwa.
“Memang saat ini belum ada korban. Namun lebih bagus kalau diperbaiki. Jangan nunggu ada yang celaka baru diperhatikan,” tambah Munah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai rencana perbaikan jembatan tersebut. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami