KLIK.SAMPIT – Pawai pembangunan yang menjadi agenda tahunan dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali dinantikan masyarakat. Warga berharap tahun ini pawai digelar lebih kreatif, berkesan, dan melibatkan lebih banyak peserta.
“Mudahan tahun ini pawai pembangunan yang digelar tiap tahunnya bisa menyuguhkan sesuatu yang berbeda dan menarik, agar kami yang menonton senang,” ujar Ramadani, Minggu (10/8).
Ramadani mengaku setiap tahun dirinya bersama keluarga selalu menyempatkan diri menonton pawai pembangunan. Ia menilai kegiatan ini positif karena selain menjadi hiburan, juga menjadi ajang silaturahmi antarmasyarakat.
“Pawai pembangunan ini memang kami tunggu-tunggu tiap tahunnya. Selain hiburan, lewat kegiatan ini kami juga bisa bertemu dengan warga lain, bahkan dari luar daerah,” tambahnya.
Pemkab Kotim dijadwalkan menggelar Pawai Pembangunan pada Sabtu (23/8) mendatang. Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dengan persiapan sejak pukul 06.30 WIB.
Kategori Peserta
Pawai akan diikuti lima kategori peserta, yaitu:
Aturan Ketat
Panitia menetapkan aturan ketat, di antaranya kendaraan hias hanya boleh menggunakan mobil pick-up (tidak diperkenankan truk atau tronton) dan wajib menampilkan ornamen khas Kotim bernuansa merah-putih.
Peserta pejalan kaki dibatasi maksimal 30 orang per regu, sementara sepeda hias maksimal tujuh unit per regu. Drum band minimal beranggotakan 30 orang.
Peserta juga dilarang membawa senjata tajam, minuman keras, narkoba, maupun atribut yang mengandung unsur SARA, politik, LGBT, hoaks, atau pornografi. Atraksi di depan panggung kehormatan tidak diperbolehkan, kecuali sekadar melambaikan tangan atau topi sambil tetap berjalan.
Pendaftaran Gratis
Pendaftaran dan pengambilan nomor peserta di Gedung E Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kotim, Jalan Jenderal Sudirman No. 01 Sampit, pukul 08.00–15.00 WIB.
Nomor peserta bukanlah nomor urut keberangkatan. Urutan keberangkatan akan diatur panitia berdasarkan kedatangan di lokasi start.
Urutan Start:
Pemberangkatan drum band akan diatur langsung oleh panitia.
Mengacu pada Surat Edaran Menteri Sekretaris Negara RI Nomor B-20/M/S/TU.00.03/07/2025, tema nasional tahun ini adalah “Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia Maju”. Adapun subtema khusus untuk Kotim yakni “Bangkitkan Semangat Habarang Hurung dalam Mewujudkan Pembangunan Kotim yang Berkelanjutan”.
Dengan adanya pawai pembangunan ini, diharapkan dapat meningkatkan rasa kebersamaan, mempererat persatuan masyarakat, sekaligus menjadi ajang menampilkan kreativitas dan potensi daerah. (KLIK-RED)