Home DPRD Kotawaringin Timur 100 Rumah Terendam, DPRD Kotim Desak Pemkab Jangan Cuma Pantau

100 Rumah Terendam, DPRD Kotim Desak Pemkab Jangan Cuma Pantau

  Sugianto   | Rabu , 24 September 2025
d2aa0249d25c4d91ccf8b7fc78aadf7d.jpg
Anggota DPRD Kotim Eddy Mashamy

KLIK.SAMPIT – Genangan air kembali melanda wilayah pesisir Kotawaringin Timur (Kotim). Sedikitnya 100 rumah warga di Samuda Kota dan Desa Handil Sohor terendam, bahkan aktivitas anak-anak sekolah ikut terganggu karena akses jalan tergenang.

Kondisi itu membuat Anggota DPRD Kotim Eddy Mashamy, mendesak pemerintah kabupaten bersama pihak kecamatan dan kelurahan segera bergerak cepat.

“Saya minta Pemkab, kecamatan, sampai kelurahan jangan hanya memantau, tapi lakukan aksi nyata. Bersihkan parit, selokan, sampai sungai induk yaitu Sungai Sapihan Besar dan Sapihan Kecil. Kalau ini dibiarkan, warga semakin kesusahan,” tegas Eddy, Rabu (24/9).

Politisi PAN tersebut menyoroti Sungai Sapihan Besar yang semula lebar sekitar 3 meter, kini hanya tersisa sekitar 20 sentimeter untuk aliran air karena dipenuhi rumput liar dan sedimentasi. Kondisi itu membuat air tidak bisa mengalir lancar sehingga cepat meluap ke permukiman.

“Rumput di sungai itu tumbuh sangat subur. Jadi pembersihan tidak bisa sekali lalu ditinggalkan, harus rutin,” tambahnya.

Ia juga menggambarkan kondisi memprihatinkan anak-anak TK yang terpaksa menyeberang dengan titian bambu akibat genangan. Situasi itu dinilai berbahaya dan tidak layak dibiarkan.

“Hasil turun lapangan, sekitar 100 rumah di Samuda Kota sudah terdampak. Baru dua wilayah yang parah, yaitu Samuda Kota dan Handil Sohor. Kalau lambat ditangani, bisa meluas,” tegasnya.

Eddy berharap Pemkab segera menggerakkan dinas terkait bersama aparat desa untuk melakukan pengerukan dan pembersihan sungai agar air bisa kembali mengalir normal.

“Jangan tunggu warga makin menderita. Ini soal keselamatan dan kenyamanan masyarakat,” pungkasnya.(KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami