Home Pemerintah Pemprov Kalteng 387 Kasus HIV-AIDS Ditemukan di Kalteng

387 Kasus HIV-AIDS Ditemukan di Kalteng

  Redaksi   | Jumat , 10 Maret 2023
823c2f1f6dcd2e2078b7c7c08867a10d.jpg
Kepala Dinas Kesehatan Kalteng, Suyuti Samsul.

KLIK.PALANGKA RAYA - Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah (Kalteng) Suyuti Samsul mengingatkan, agar seluruh fasilitas layanan kesehatan untuk terus memperkuat langkah-langkah Tes dan Pengobatan HIV AIDS dan Penyakit Infeksi Menular Seksual (PIMS).

Hal tersebut tidak lepas dari angka kasus HIV-AIDS yang ditemukan di Kalteng pada 2022 kemarin. Dimana penemuan kasus baru melalui layanan Konseling dan Tes (KT), yaitu 215 kasus, dan melalui layanan Tes dan Inisiasi Petugas Kesehatan (TIPK)'sebanyak 172 kasus, sehingga total penemuan kasus 2022 yaitu sebanyak 387.

"Jadi perlu kerja nyata kita bersama dalam menjalankan kebijakan, khususnya berkaitan dengan target Indonesia yang tela 95-95 -95 dan three zero/3.0 HIV AIDS dan PIMS pada tahun 2020-2024," kata dia. 

Ada sejumlah strategi yang perlu diperhatikan terkait kebijakan tersebut. Mulai dari penguatan komitmen, peningkatan dan perluasan akses skrining HIV-AIDS, penguatan program pencegahan, dan keterlibatan semua pihak. 

"Perlu juga pengembangan inovasi program sesuai kebijakan pemerintah dan Penguatan manajemen program melalui monitoring, evaluasi, dan tindak lanjut," katanya menegaskan.

Memang sejauh ini jumlah layanan Pengobatan, Dukungan dan Perawatan (PDP) di Kalteng semakin meningkat setiap tahunnya guna menunjang berbagai pelayanan dan konseling.

Ia menyebutkan, layanan PDP yang ada di Kalteng berjumlah 20 layanan, yang terada di 10 rumah sakit dan 10 puskesmas. Bahkan tahun ini telah disulkan sebanyak 27 layanan PDP baru, hingga saat ini proses aktivasi masih berada di pusat.

"Maka dari itu pendalaman materi dan memperbaharui informasi dalam pelaksanaan program HIV AIDS dan PIMS sangat diperlukan berkaitan dengan program yang dijalankan," katanya mengakhiri. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami