KLIK.PALANGKA RAYA – Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) kembali menuai sorotan. Pemprov Kalteng dituding hanya memberi janji kosong lantaran kartu sudah beredar, tetapi belum ada manfaat yang bisa dirasakan masyarakat.
Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng Leonard S Ampung, menegaskan bahwa kartu yang saat ini dipegang sebagian warga hanyalah contoh atau prototype.
“Kartu Huma Betang Sejahtera baru dieksekusi pada 2026 mendatang,” kata Leonard, Sabtu (27/9).
Menurut Leonard, sejak awal Gubernur Kalteng Agustiar Sabran selalu menyampaikan kepada masyarakat bahwa kartu yang beredar saat ini bukanlah kartu resmi untuk penyaluran bantuan.
“Itu bukan kartu yang dieksekusi. Jadi jangan salah paham,” tegasnya.
Ia meminta para kepala daerah hingga perangkat desa lebih gencar memberikan sosialisasi agar masyarakat memahami mekanisme program ini. Saat ini Pemprov masih melakukan pendataan calon penerima manfaat.
“Proses pendataan sedang berjalan. Nanti akan terlihat siapa yang berhak menerima sesuai jadwal,” jelasnya.
Program KHBS digadang sebagai salah satu langkah Pemprov Kalteng untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan bantuan sosial yang lebih tepat sasaran.
Namun, warga berharap program tersebut benar-benar terealisasi. “Harapan kami jangan PHP lagi. Kalau memang ada bantuan lewat Kartu Huma Betang, semoga cepat terlaksana dan tepat sasaran,” ujar salah seorang warga.(KLIK-RED)