Home Berita Metropolis Akses Vital di Sampit Membahayakan, Timbunan Jembatan Patah Jadi Lumpur Saat Hujan

Akses Vital di Sampit Membahayakan, Timbunan Jembatan Patah Jadi Lumpur Saat Hujan

  Sugianto   | Rabu , 20 Agustus 2025
1305cf4e0bdd44e766487d746f43b20a.jpg
Tumpukan tanah yang ditimbun warga di sekitar Jembatan Patah, Jalan Kapten Mulyono Sampit, membahayakan pengguna jalan karena akan menjadi lumpur dan licin saat hujan seperti sekarang.

KLIK.SAMPIT – Kondisi Jembatan Patah atau Jembatan Sei Mentawa di Jalan Kapten Mulyono, Sampit, kembali menjadi sorotan. Bukan lagi soal kerusakan jembatan, melainkan akibat timbunan tanah yang dijadikan akses sementara, namun justru berubah menjadi lumpur saat hujan dan membahayakan pengendara.

”Tadi saya lewat, jalannya jadi becek. Kalau pakai sepeda motor bisa saja slip dan jatuh. Apalagi posisinya berada di turunan atau tanjakan jembatan,” ujar Mursid, warga Jalan Kapten Mulyono, Rabu (20/8).

Pantauan di lokasi pada Selasa (19/8) sekitar pukul 14.45 WIB, timbunan tanah yang digunakan sebagai jalur sementara terlihat licin usai diguyur hujan. Kondisi ini sangat berisiko, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintas di kawasan tersebut.

”Kalau kering sih masih aman dilewati, tapi kalau sudah hujan licinnya bukan main. Takutnya ada yang terpeleset,” ungkap salah seorang pengendara.

Inisiatif warga menimbun jembatan patah dengan tanah dan meminta sumbangan dari pengendara awalnya dimaksudkan sebagai perbaikan darurat. Namun, tanpa penanganan yang tepat, timbunan tanah itu justru berubah menjadi lumpur ketika hujan, sehingga menimbulkan persoalan baru.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan permanen. ”Kalau hanya ditimbun tanah begini tidak bisa bertahan lama. Malah bahaya untuk orang yang lewat,” keluh warga lainnya.

Kerusakan Jembatan Sei Mentawa di Jalan Kapten Mulyono ini menambah daftar infrastruktur yang harus segera mendapat perhatian serius. Pasalnya, akses tersebut merupakan jalur vital bagi aktivitas sehari-hari warga. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami