KLIK.PURUK CAHU – Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) terus mendorong penguatan peran keluarga dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Hal itu disampaikan Bupati Murung Raya Heriyus, saat membuka kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Aula Kantor PKK Kabupaten Murung Raya, Senin (6/10).
Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Generasi Hebat Lewat Pola Asuh dan Dapur PKK” ini diikuti 125 peserta dan menghadirkan narasumber dari Kota Palembang, yakni Siti Aisah dan Iryani. Para peserta dilatih membuat empek-empek berbahan dasar ikan sebagai upaya menciptakan produk kuliner khas Murung Raya yang bernilai jual.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Murung Raya, Lynda Kristiane, menyampaikan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader PKK agar lebih inovatif dan produktif dalam menjalankan program-program pemberdayaan keluarga.
“Kami ingin kader PKK mampu berkreasi dan mengembangkan potensi lokal. Melalui pelatihan ini, diharapkan muncul ide-ide baru yang bisa menjadi sumber penghasilan sekaligus memperkuat ketahanan keluarga,” tutur Lynda.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Kabupaten Murung Raya, Warnita Heriyus, memberikan apresiasi kepada seluruh peserta atas semangat mereka mengikuti kegiatan tersebut.
“PKK bukan sekadar organisasi perempuan, tetapi wadah penggerak perubahan di tingkat keluarga dan masyarakat. Melalui kader PKK, kita bisa membangun keluarga yang sehat, cerdas, dan mandiri,” ujar Warnita.
Dalam arahannya, Bupati Heriyus menekankan bahwa pembangunan sumber daya manusia harus dimulai dari keluarga.
“Melalui pola asuh yang penuh kasih sayang dan gizi seimbang dari dapur keluarga, kita dapat melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti pentingnya dua program unggulan PKK, yakni Pola Asuh Anak dan Remaja (PAAR) serta Dapur PKK yang dinilai berperan besar dalam pencegahan stunting, mendukung tumbuh kembang anak, dan memastikan pemenuhan gizi keluarga.
“Mari kita jadikan dapur sebagai pusat gizi dan pola asuh sebagai pondasi karakter generasi bangsa yang hebat,” pungkas Heriyus.(KLIK-RED)