Home DPRD Gunung Mas DPRD Gumas Minta Pemkab Tingkatkan Keterampilan Generasi Muda agar Siap Kerja di Perusahaan

DPRD Gumas Minta Pemkab Tingkatkan Keterampilan Generasi Muda agar Siap Kerja di Perusahaan

  Redaksi   | Rabu , 29 Juli 2026
e5d2c5a2c03db9331941967712441c7c.jpg
Anggota DPRD Kabupaten Gumas Singong (kanan) ketika bersama koleganya Evandi, di kantor DPRD setempat, belum lama ini.(DPRD Gunung Mas)

KLIK. KUALA KURUN – Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Singong, mendorong pemerintah kabupaten melalui dinas terkait untuk lebih serius meningkatkan keterampilan generasi muda, khususnya di bidang pengoperasian alat berat. Langkah tersebut dinilai penting agar putra-putri daerah memiliki daya saing dan lebih mudah terserap di dunia kerja.

Menurut Singong, keberadaan puluhan perusahaan besar swasta (PBS) yang beroperasi di Kabupaten Gunung Mas seharusnya menjadi peluang bagi masyarakat lokal untuk memperoleh pekerjaan. Namun, kesempatan tersebut hanya dapat dimanfaatkan apabila tenaga kerja memiliki kompetensi dan sertifikasi yang sesuai dengan kebutuhan industri.

"Pembinaan itu menjadi salah satu solusi strategis untuk membuka peluang kerja lebih luas bagi putra-putri daerah yang ingin bekerja di perusahaan besar swasta di Kabupaten Gunung Mas," ujarnya, Rabu (29/7).

Ia menilai pelatihan keterampilan perlu dipersiapkan sejak dini agar generasi muda tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi benar-benar siap bersaing di pasar tenaga kerja.

"Generasi muda harus dipersiapkan sejak sekarang. Jangan sampai perusahaan membutuhkan operator alat berat, tetapi tenaga kerja lokal belum memiliki kemampuan yang memadai," katanya.

Politisi Partai Perindo itu menjelaskan, keterampilan mengoperasikan alat berat seperti excavator, bulldozer, grader, hingga dump truck merupakan keahlian yang banyak dibutuhkan perusahaan perkebunan, pertambangan, maupun sektor konstruksi yang berkembang di Kabupaten Gunung Mas.

Karena itu, ia meminta dinas terkait menghadirkan program pelatihan yang terarah dan berkelanjutan, termasuk memberikan sertifikasi kompetensi kepada para peserta.

"Untuk itu, dinas terkait harus hadir dengan program pembinaan, pelatihan, dan sertifikasi, sehingga nanti para generasi muda benar-benar siap bekerja," tegasnya.

Singong juga mendorong pemerintah daerah menjalin kerja sama dengan perusahaan besar swasta, lembaga pelatihan kerja, maupun Balai Latihan Kerja (BLK). Menurutnya, kolaborasi tersebut penting agar materi pelatihan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dunia usaha.

"Jangan hanya mengandalkan rekrutmen tenaga kerja dari luar daerah. Generasi muda juga harus menjadi tenaga kerja yang kompetitif. Pemerintah perlu memfasilitasi pelatihan yang menghasilkan tenaga kerja siap pakai," ujarnya.

Lebih lanjut, ia berharap program peningkatan kapasitas sumber daya manusia tidak berhenti pada kegiatan pelatihan semata, tetapi memiliki target yang jelas, mulai dari peningkatan keterampilan, sertifikasi kompetensi, hingga penyaluran tenaga kerja ke perusahaan yang beroperasi di wilayah Gunung Mas.

"Kalau generasi muda daerah mempunyai keahlian yang dibutuhkan perusahaan, maka peluang mendapatkan pekerjaan akan semakin besar. Dampaknya bukan hanya bagi individu, tetapi juga bagi pertumbuhan ekonomi daerah secara keseluruhan," pungkasnya.

Menurut Singong, investasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan langkah strategis untuk menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Gunung Mas. (KLIK-RED)

 

Baca Juga

Ikuti Kami