KLIK.SAMPIT – Menjelang mudik Lebaran 2025, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengingatkan penyedia jasa transportasi untuk tidak menaikkan harga tiket secara berlebihan. Lonjakan permintaan tiket, baik untuk transportasi darat, udara, maupun laut, diprediksi meningkat tajam dalam beberapa pekan ke depan.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kotim Rody Kamislam, menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau harga tiket agar tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Kami mengimbau seluruh penyedia jasa transportasi untuk tidak memanfaatkan momen mudik ini dengan menaikkan harga tiket di luar batas wajar. Jangan sampai masyarakat terbebani," ujar Rody, Selasa (11/3).
Ia menjelaskan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, libur panjang seperti Idulfitri sering dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk menaikkan harga tiket secara drastis. Oleh karena itu, pemerintah pusat telah menetapkan kebijakan untuk mengendalikan tarif tiket pesawat dan kapal laut agar tidak melebihi batas yang telah ditentukan.
"Kebijakan ini bertujuan melindungi calon pemudik dari lonjakan harga yang tidak wajar, sehingga perjalanan mudik tetap aman dan terjangkau bagi masyarakat," tambahnya.
Menurut Rody, harga tiket transportasi darat, laut, dan udara akan tetap dalam batas normal karena telah diatur dalam kebijakan tarif batas atas dan batas bawah yang ditetapkan pemerintah pusat. Pihaknya juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar memahami aturan tersebut dan tidak tertipu oleh oknum yang mencoba menaikkan harga di luar ketentuan.
"Kami ingin memastikan bahwa masyarakat Kotim bisa mudik dengan nyaman tanpa harus mengkhawatirkan harga tiket yang melonjak tajam. Mari kita bersama-sama menciptakan suasana mudik yang aman, nyaman, dan terjangkau," pungkasnya.
Pemerintah berharap kebijakan ini dapat memberikan kepastian bagi para pemudik, sehingga mereka dapat merayakan Lebaran bersama keluarga tanpa terbebani oleh tingginya biaya perjalanan.(KLIK-RED)