KLIK.PANGKALAN BUN – Kabar duka menyelimuti Kesultanan Kutaringin. Pangeran Muasjidinsyah wafat, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Kesultanan serta masyarakat yang mengenalnya.
Informasi yang dihimpun, Pangeran Muasjidinsyah bin Almarhum YM SP Pangeran Ratu Alamsyah Sultan Kotawaringin XIV ini mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Sultan Imanudin, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Senin (18/8).
Kepergian Pangeran Muasjidinsyah bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat yang selama ini menghormati kiprahnya dalam menjaga nilai-nilai adat dan budaya Kesultanan Kutaringin.
"Assalamualaikum wr wb, Innalillahi wa innalilahi rojiun, telah berpulang kerahmatullah pamanda kami tercinta Pangeran Muasjidinsyah bin Alm YM SP Pangeran Ratu Alamsyah Sultan Kotawaringin XIV pada hari Senin 18 Agustus 2025 pukul 13:50 WIB, di Rumah Sakit Imanudin karena sakit," ujar salah seorang keluarga.
Hingga sore ini, keluarga masih menyiapkan prosesi pemakaman. Rencananya, almarhum akan dimakamkan pada hari ini atau besok, menyesuaikan keputusan keluarga besar Kesultanan Kutaringin. Pihak keluarga juga meminta masyarakat untuk ikut mendoakan kelapangan jalan almarhum menuju keabadian.
"Atas nama keluarga besar Kesultanan Kutaringin, kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga almarhum husnul khotimah dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT," ungkapnya.
Kepergian Pangeran Muasjidinsyah menambah duka sekaligus menjadi momentum bagi masyarakat untuk terus melestarikan warisan adat dan budaya yang selama ini dijaga beliau.
Sejumlah warga juga menyampaikan doa terbaik agar almarhum mendapat tempat mulia di sisi Allah SWT.
“Kami turut berduka. Beliau orang baik, mudah diajak bicara, dan ramah kepada siapa pun,” ucap salah seorang warga Pangkalan Bun, Taufik. (KLIK-RED)