KLIK.SAMPIT – Setelah empat hari pencarian, misteri hilangnya Sefnat Onesimus, penumpang yang dilaporkan melompat dari Kapal Motor Dharma Rucitra di perairan Muara Sungai Mentaya, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), akhirnya terjawab. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di wilayah Kabupaten Seruyan, Jumat (5/9).
“Benar, korban telah ditemukan meninggal dunia. Saat ditemukan, ciri-cirinya sesuai dengan laporan awal, yakni memakai sepatu putih dan celana warna gelap. Lokasi penemuan berada di Pantai Seribu Cemara, masuk wilayah Kecamatan Seruyan,” kata Kepala BPBD Kotim, Multazam.
Sejak dilaporkan hilang pada Senin (1/9), tim gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI-Polri, dan relawan terus melakukan pencarian. Mereka menyisir perairan dan pesisir pantai dengan membagi dua regu: satu menggunakan perahu karet menyusuri jalur laut timur, sementara regu lainnya menggunakan kendaraan roda dua menyisir pesisir barat.
Upaya ini sempat terkendala arus deras Sungai Mentaya dan gelombang tinggi yang mempersulit tim dalam memperluas jangkauan pencarian hingga radius 15–16 kilometer dari titik awal korban terjun.
“Dengan ditemukannya korban, operasi gabungan resmi ditutup. Kami turut berduka cita atas musibah ini,” tandas Multazam.
Sebelumnya, insiden ini menghebohkan penumpang lain Kapal Motor Dharma Rucitra. Sefnat Onesimus nekat melompat ke laut saat pelayaran berlangsung. Ia diduga mengalami gangguan mental sebelum kejadian nahas tersebut terjadi. (KLIK-RED)