KLIK.SAMPIT – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Kali ini, api melalap lahan gambut di Jalan Sudirman Km 19–20, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Minggu (8/2), meski kawasan tersebut sempat diguyur hujan.
Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim langsung diterjunkan ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat. Api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 65 menit. Luas lahan terbakar diperkirakan mencapai ±0,3 hektare.
Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam, menyebut kebakaran diduga dipicu aktivitas pembakaran lahan oleh pemiliknya. Api kemudian meluas akibat kondisi lahan gambut dan tiupan angin yang cukup kencang.
“Api sempat menyebar ke beberapa titik. Namun berkat upaya pemadaman dan pendinginan, kebakaran berhasil dikendalikan dan tidak meluas,” ujar Multazam, Senin (9/2).
Ia menjelaskan, kebakaran tersebut sempat menimbulkan asap tebal yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat serta kualitas udara di sekitar lokasi. Proses pemadaman juga terkendala minimnya sumber air di lapangan.
“Personel mengerahkan satu unit truk tangki, kendaraan roda empat dan roda dua, serta mesin pompa dan selang. Kendala utama memang keterbatasan sumber air,” tambahnya.
Saat ini, kondisi di lokasi telah dinyatakan aman dan terkendali. Petugas tetap bersiaga untuk mengantisipasi potensi kebakaran lanjutan, terutama di wilayah rawan karhutla.
Multazam mengimbau masyarakat, khususnya pemilik lahan dan petani, agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, terlebih menjelang musim kemarau.
“Jika menemukan titik api atau indikasi kebakaran lahan, segera laporkan ke BPBD agar dapat ditangani lebih cepat sebelum meluas,” tegasnya. (KLIK-RED)