KLIK.SAMPIT – Seorang Anak Buah Kapal (ABK) dilaporkan terjatuh saat hendak membersihkan tandon air di Sungai Mentaya, tepatnya di wilayah perairan Kampung Teluk Tewah, Desa Luwuk Bunter, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kamis (28/8) sekitar pukul 17.45 WIB.
Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi ketika korban bersama beberapa rekannya sedang melakukan rutinitas perawatan kapal. Saat membersihkan tandon air, korban diduga terpeleset hingga jatuh ke sungai.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim, Multazam, membenarkan kejadian ini.
"Betul, tim sedang bergerak bergabung dengan Pos SAR Sampit dalam proses pencarian," ujar Multazam, Jumat (29/8).
Berdasarkan laporan yang diterima, korban diketahui bernama Bagus Isgiyanto. Insiden ini terjadi saat kapal TB. Satria Raya dengan gandengan TK. Karya Maju milik PT NSP Parenggean dalam perjalanan menuju Kota Sampit.
"Ketika korban hendak membersihkan tandon air tawar atau tangki harian, tiba-tiba ia melompat dari top deck tongkang ke bawah geladak sisi kiri tongkang. Selang beberapa detik, ia langsung melompat ke air," jelas Multazam.
Peristiwa itu sempat disaksikan juragan kapal Asis Karya Sejati yang berada di buritan tongkang Karya Maju. Rekan-rekan korban sudah berusaha menolong dengan melemparkan life jacket dan galon air, namun tidak dapat dijangkau korban.
"Korban sempat terlihat oleh rekan-rekannya, namun karena arus cukup deras, tubuhnya langsung terbawa," tambahnya.
Kejadian tersebut segera dilaporkan ke aparat kepolisian dan tim Basarnas. Petugas gabungan bersama warga sekitar langsung melakukan pencarian dengan menyusuri perairan Teluk Tewah.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam pencarian.
"Kami masih berupaya di lapangan dan berharap korban segera ditemukan," tutup Multazam.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh awak kapal agar selalu berhati-hati dalam bekerja di atas kapal, khususnya ketika beraktivitas di area yang berisiko tinggi. (KLIK-RED)