Home Pemerintah Pemprov Kalteng Integrasi Bantuan Lewat KHBS, Gubernur Kalteng Tekankan Verifikasi Ketat

Integrasi Bantuan Lewat KHBS, Gubernur Kalteng Tekankan Verifikasi Ketat

  Sugianto   | Selasa , 17 Maret 2026
98958ad961a294af7881e3496e10af30.jpg
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran diwawancara saat meninjau arus mudik di Pelabuhan Sampit.

KLIK.SAMPIT – Agustiar Sabran menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam menghadirkan program bantuan sosial terintegrasi melalui Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS), dengan penekanan pada proses verifikasi yang ketat agar bantuan tepat sasaran.

Menurutnya, KHBS merupakan inovasi daerah yang menyatukan berbagai bentuk bantuan dalam satu sistem terpadu. Program tersebut mencakup sektor pendidikan, kesehatan, bantuan langsung tunai, hingga bantuan pangan yang seluruhnya berbasis pada data resmi pemerintah.

“Data itu dari pemerintah, bukan dari pribadi atau tim tertentu. Jadi tidak ada kepentingan lain. Kita ingin bantuan ini benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.

Hal itu disampaikan saat kunjungan kerja di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Senin (16/3), di sela peninjauan kegiatan menjelang arus mudik Lebaran serta pelaksanaan program bantuan bagi masyarakat.

Ia menegaskan, penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dengan verifikasi berkelanjutan di lapangan untuk memastikan masyarakat yang benar-benar berhak dapat menerima secara adil.

“Dalam perjalanan program ini, kita terus melakukan verifikasi. Yang benar-benar berhak, pasti akan mendapatkan. Ini hanya masalah waktu karena program masih tahap awal,” tegasnya.

Ia mengakui masih ada masyarakat yang belum masuk dalam basis data penerima. Namun demikian, pemerintah telah membuka ruang pengaduan bagi masyarakat agar dapat melapor dan diverifikasi.

“Kita tetap berpedoman pada data sesuai aturan. Tapi kalau ada masyarakat yang berhak dan belum terdata, silakan melapor. Sudah kita siapkan tempat pengaduan,” jelasnya.

Menurutnya, pendekatan terintegrasi melalui KHBS menjadi langkah maju dalam tata kelola bantuan sosial di daerah. Dengan sistem ini, diharapkan tidak terjadi tumpang tindih bantuan serta meningkatkan efektivitas penyaluran.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Bumi Tambun Bungai, memperluas pemerataan bantuan, serta memastikan tidak ada warga yang berhak namun terlewat dari perhatian pemerintah.

“Model seperti ini mungkin jarang ada, karena kita integrasikan semua sektor dalam satu program. Ini bentuk keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Agustiar juga menekankan pentingnya pengawasan dan transparansi dalam penyaluran bantuan agar tetap berjalan sesuai ketentuan.

Menjelang Idulfitri, Gubernur bersama jajaran terus melakukan kunjungan ke sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah guna memastikan kesiapan daerah, baik dari sisi pelayanan publik maupun distribusi bantuan sosial.

“Kami sudah berkeliling dari Pangkalan Bun, Sukamara, Lamandau, dan hari ini di Sampit. Secara umum situasi aman dan program berjalan lancar,” pungkasnya. (KLIK-RED)

 

Baca Juga

Ikuti Kami