KLIK. SAMPIT – Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Kapten Mulyono, Sampit, mulai memberi penerangan bagi pengguna jalan. Namun, pencahayaan di sejumlah titik belum optimal karena masih terhalang rimbunnya pepohonan di sepanjang ruas tersebut.
Nanang, salah seorang warga sekitar, mengatakan kondisi pencahayaan berbeda di sejumlah titik Jalan Kapten Mulyono. Di kawasan depan KFC, cahaya lampu dinilai sudah cukup terang karena tidak banyak terhalang daun pohon.
“Kalau dari depan KFC lumayan terang sudah, dan cahaya PJU tidak tertutup daun pohon. Sementara mulai dari perempatan Pelita hingga Jembatan Kapten Mulyono cahaya lampu tidak maksimal karena tertutup pohon rimbun,” ungkap Nanang, Sabtu (3/10) malam.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kotim Raihansyah mengatakan PJU yang terpasang di Jalan Kapten Mulyono saat ini belum berstatus resmi karena masih dalam tahap uji coba.
“PJU yang di Kapten Mulyono saat ini belum resmi. Masih tahap uji coba. Masih melihat pohon-pohon yang menghalangi cahaya,” kata Raihansyah.
Menurutnya, kondisi pepohonan yang menghalangi pencahayaan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan sebelum PJU tersebut dioperasikan secara optimal.
Pembangunan PJU Jalan Kapten Mulyono sebelumnya dirancang mulai dari persimpangan Jalan MT Haryono hingga simpang Jalan Mohammad Hatta atau Jalan Lingkar Selatan Sampit.
Proyek tersebut mencakup pemasangan 63 tiang PJU dengan tinggi sembilan meter dan jarak rata-rata sekitar 50 meter. Setiap titik menggunakan lampu LED berkapasitas 120 watt.
PJU tersebut dibangun untuk meningkatkan pencahayaan sekaligus mendukung keselamatan pengguna jalan. Jalan Kapten Mulyono sebelumnya menjadi salah satu prioritas pembangunan PJU karena dinilai memiliki risiko kecelakaan lalu lintas.
Dengan masih berlangsungnya tahap uji coba, pencahayaan di sejumlah titik masih akan dievaluasi, termasuk kondisi pohon yang menghalangi sebaran cahaya lampu. (KLIK-RED)