Home Peristiwa abut Asap Pekat Kembali Datang, Begini Kondisi Penerbangan Bandara H Asan Sampit Hari Ini

abut Asap Pekat Kembali Datang, Begini Kondisi Penerbangan Bandara H Asan Sampit Hari Ini

  Redaksi   | Minggu , 20 September 2026
cf5b6b5ca0f1650213bb61192451da0a.jpg
Pesawat mulik Maskapai Super Air Jet saat tiba di Bandara H Asan Sampit saat kondisi cuaca normal. (Dokumentasi Klikkalteng.id)

KLIK.SAMPIT – Kabut asap kembali menyelimuti wilayah Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Minggu (20/9). Meski jarak pandang sempat turun drastis, aktivitas penerbangan di Bandara H Asan Sampit masih berjalan normal.

Personal in Charge (PIC) Civil Aviation Publication Team Bandara H Asan Sampit, Alfiansyah, mengatakan penerbangan rute Jakarta-Sampit dan Surabaya-Sampit masih dapat beroperasi.

Penerbangan rute Jakarta-Sampit atau CGK-SMQ tercatat mendarat pada pukul 14.13 WIB. Sementara penerbangan Wings Air rute Surabaya-Sampit atau SUB-SMQ mendarat pada pukul 13.16 WIB.

“Untuk hari ini CGK-SMQ saja masih normal, landing jam 14.13. SUB-SMQ Wings Air tadi masih normal, landing 13.16,” kata Alfiansyah, Minggu (20/9/2026).

Sementara itu, pihak bandara masih menunggu informasi terkait waktu pendaratan penerbangan Nam Air.

“Untuk Nam Air kami belum dapat info landing jam berapa,” ujarnya.

Di tengah penerbangan yang masih berjalan, kondisi jarak pandang di sekitar Bandara H Asan Sampit mengalami perubahan cukup cepat.

Berdasarkan data BMKG Kotim, jarak pandang pada pukul 14.00 WIB masih mencapai 5 kilometer. Saat itu, kondisi cuaca dilaporkan berkabut asap dengan suhu 36,1 derajat Celsius dan kelembapan 42 persen.

Angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan 6 kilometer per jam.

Namun, satu jam kemudian kondisi berubah. Pada pukul 15.00 WIB, jarak pandang turun menjadi sekitar 700 meter.

Cuaca masih berkabut asap. Suhu tercatat 33,9 derajat Celsius dengan kelembapan meningkat menjadi 55 persen.

Angin bertiup dari arah selatan dengan kecepatan 13 kilometer per jam.

Perubahan jarak pandang tersebut menunjukkan kondisi di sekitar bandara dapat berubah dalam waktu singkat. Karena itu, aktivitas penerbangan tetap mengikuti kondisi aktual di lapangan dan hasil pemantauan cuaca.

Sebelumnya, kabut asap juga sempat mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara H Asan Sampit. Sejumlah penerbangan bahkan dibatalkan ketika kondisi jarak pandang tidak memungkinkan untuk penerbangan.

Namun, pada Minggu (20/9), penerbangan yang telah terkonfirmasi masih dapat beroperasi normal.

Kondisi kabut asap dan jarak pandang tetap menjadi perhatian karena dapat berubah sewaktu-waktu. Perkembangan penerbangan berikutnya akan menyesuaikan kondisi cuaca di sekitar Bandara H Asan Sampit. (KLIK-RED)

 

Baca Juga

Ikuti Kami