KLIK.SAMPIT – Penantian panjang keluarga jamaah haji di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akhirnya segera berakhir. Setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci, jamaah asal Kotim dijadwalkan mulai tiba di Sampit pada Jumat (12/6/2026).
Kepulangan dilakukan secara bertahap sesuai pembagian kelompok terbang (kloter). Gelombang pertama berasal dari Kloter 6 yang akan tiba lebih dahulu di Kalimantan Tengah melalui Embarkasi Banjarmasin sebelum melanjutkan penerbangan menuju Bandara H Asan Sampit.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kotim, Tiariyanto, mengatakan sebanyak 167 jamaah tergabung dalam Kloter 6. Dari jumlah tersebut, 163 orang akan langsung diterbangkan ke Sampit, sedangkan empat jamaah lainnya memilih menetap sementara di Banjarmasin.
"Alhamdulillah sampai saat ini kondisi jamaah haji Kotim semuanya sehat dan tidak ada laporan gangguan kesehatan serius selama berada di Arab Saudi," ujar Tiariyanto, Kamis (11/6/2026).
Ia menjelaskan, setelah menyelesaikan seluruh rangkaian puncak ibadah haji, para jamaah masih menjalankan sejumlah ibadah sunnah, termasuk umrah sunnah dan ziarah ke beberapa lokasi bersejarah di Kota Mekkah.
Meski demikian, cuaca panas ekstrem di Arab Saudi tetap menjadi tantangan, terutama bagi jamaah lanjut usia. Karena itu, petugas haji terus memberikan pendampingan hingga seluruh proses pemulangan selesai.
"Petugas pendamping terus mengawasi kondisi jamaah, terutama lansia, agar tetap fit selama perjalanan pulang sampai tiba di Sampit," katanya.
Secara keseluruhan, jumlah jamaah haji asal Kotim tahun ini mencapai 171 orang. Selain Kloter 6 yang dijadwalkan tiba pada 12 Juni, jamaah yang tergabung dalam Kloter 9 akan kembali ke Sampit pada 16 Juni 2026.
Sementara itu, empat jamaah yang masuk dalam Kloter 19 diperkirakan baru tiba di Embarkasi Banjarmasin pada 1 Juli 2026 sebelum melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Kotawaringin Timur.
Menjelang kedatangan rombongan pertama, keluarga jamaah mulai bersiap menyambut kepulangan sanak saudara mereka. Aktivitas di Bandara H Asan Sampit diperkirakan meningkat karena banyaknya penjemput yang datang dari berbagai kecamatan.
Pemerintah Kabupaten Kotim bersama panitia penyelenggara ibadah haji daerah juga telah berkoordinasi untuk memastikan proses penyambutan berjalan lancar, mulai dari pengaturan transportasi hingga penanganan barang bawaan jamaah.
"Kami berharap seluruh jamaah dapat kembali berkumpul dengan keluarga dalam keadaan sehat, selamat, dan menjadi haji yang mabrur," pungkas Tiariyanto. (KLIK-RED)