KLIK.SAMPIT – Wakil Bupati menyoroti langsung persoalan sampah yang masih menjadi masalah di kawasan pesisir, khususnya di wilayah wisata . Ia menegaskan bahwa kebersihan lingkungan tidak bisa hanya bergantung pada kegiatan seremonial, tetapi harus dimulai dari perubahan kebiasaan masyarakat sehari-hari.
Hal tersebut disampaikan saat memimpin kegiatan Aksi Bersih Pantai dalam rangka memperingati yang digelar pada Kamis (18/6). Kegiatan ini melibatkan unsur pemerintah daerah hingga pelajar sekolah dasar.
Menurut Irawati, persoalan sampah di kawasan pesisir tidak akan selesai jika masyarakat masih memiliki kebiasaan membuang sampah sembarangan. Ia menekankan bahwa kesadaran individu menjadi kunci utama dalam menjaga kelestarian lingkungan.
“Menjaga kebersihan pantai bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua. Lingkungan yang bersih dimulai dari kesadaran masing-masing untuk tidak meninggalkan sampah di mana pun berada,” ujarnya.
Ia juga menyoroti bahwa Pantai Ujung Pandaran merupakan salah satu ikon wisata andalan Kabupaten yang memiliki potensi besar untuk mendukung perekonomian masyarakat. Namun, potensi tersebut dapat terhambat jika kondisi lingkungan tidak terjaga dengan baik.
Selain merusak keindahan kawasan wisata, sampah yang menumpuk di pesisir juga dapat mengancam ekosistem laut. Limbah plastik dan sampah lainnya berisiko mencemari perairan serta membahayakan biota laut.
Dalam kesempatan itu, Irawati mengajak masyarakat untuk memulai langkah sederhana namun berdampak besar, seperti membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta saling mengingatkan di lingkungan masing-masing.
“Jangan menunggu ada kegiatan besar untuk peduli lingkungan. Mulailah dari rumah, dari keluarga, dan dari kebiasaan kecil yang dilakukan setiap hari. Jika dilakukan bersama-sama, dampaknya akan sangat besar,” tegasnya.
Kegiatan aksi bersih pantai tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi pelajar agar sejak dini memiliki kesadaran menjaga lingkungan. Pemerintah daerah berharap generasi muda dapat menjadi pelopor dalam gerakan peduli lingkungan di masa mendatang.
Melalui kegiatan ini, pemerintah menegaskan bahwa menjaga kebersihan pesisir bukan sekadar agenda tahunan, melainkan gerakan bersama yang harus terus dilakukan secara berkelanjutan demi menjaga kelestarian alam Kotawaringin Timur. (KLIK-RED)