KLIK.SAMPIT – Sebanyak 23 aparatur sipil negara (ASN) dari Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) siap berlaga pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang akan berlangsung di Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, pada 23–27 Juni 2026.
Para peserta tersebut akan mengikuti sembilan cabang lomba yang dipertandingkan dalam ajang keagamaan bagi ASN se-Kalimantan Tengah. Selain membawa misi meraih prestasi, keikutsertaan mereka juga menjadi bagian dari upaya memperkuat karakter, integritas, dan nilai-nilai religius di lingkungan birokrasi.
Sebelum diberangkatkan, kafilah Kotim secara resmi dilepas oleh Bupati Kotim Halikinnor di Rumah Jabatan Bupati, Senin (22/6). Dalam arahannya, Halikinnor meminta seluruh peserta menjaga semangat, kekompakan, serta sportivitas selama mengikuti perlombaan.
Menurutnya, MTQ KORPRI bukan sekadar ajang kompetisi untuk mengejar gelar juara, tetapi juga menjadi sarana pembinaan mental dan spiritual bagi ASN agar mampu mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
“MTQ KORPRI bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan mental dan spiritual ASN agar senantiasa menjunjung tinggi nilai religius, integritas, profesionalisme, dan akhlak mulia dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Halikinnor.
Ia menilai, tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks menuntut aparatur pemerintah tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga karakter yang kuat dan berlandaskan nilai moral. Karena itu, kegiatan MTQ dinilai memiliki peran penting dalam membentuk ASN yang profesional sekaligus berakhlak.
Halikinnor juga mengingatkan seluruh peserta agar mampu menjadi duta daerah yang menjaga nama baik Kotim selama berada di arena perlombaan. Menurutnya, keberhasilan tidak hanya diukur dari prestasi yang diraih, tetapi juga dari sikap dan perilaku yang ditunjukkan selama mengikuti kegiatan.
Sementara itu, Ketua Kafilah Kotim Imam Subekti, mengatakan seluruh peserta telah menjalani proses pembinaan dan persiapan sebelum diberangkatkan ke Murung Raya. Ia optimistis para peserta mampu bersaing dengan kontingen dari daerah lain.
“Persiapan telah dilakukan secara maksimal. Kami optimistis peserta mampu bersaing dan memberikan kontribusi prestasi bagi Kabupaten Kotawaringin Timur,” ujarnya.
Ia menambahkan, kesiapan peserta tidak hanya dilihat dari kemampuan teknis pada cabang yang diikuti, tetapi juga dari mental bertanding, kedisiplinan, dan kekompakan tim yang telah dibangun selama masa persiapan.
MTQ VIII KORPRI Kalimantan Tengah menjadi ajang yang memadukan semangat kompetisi dengan pembinaan karakter ASN. Melalui kegiatan tersebut, nilai-nilai Al-Qur’an diharapkan semakin terimplementasi dalam kehidupan sehari-hari dan pelaksanaan tugas sebagai abdi negara.
Bagi Kotim, keikutsertaan dalam MTQ KORPRI tidak semata-mata untuk mengejar podium juara, tetapi juga sebagai bagian dari upaya membentuk ASN yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan publik yang berlandaskan nilai moral dan spiritual. (KLIK-RED)