Home Pemerintah Katingan BERIMAN Jadi Gerakan Perubahan, ASN Diminta Tak Hanya Ikut Bersih-Bersih

BERIMAN Jadi Gerakan Perubahan, ASN Diminta Tak Hanya Ikut Bersih-Bersih

  Redaksi   | Jumat , 26 Juni 2026
f15f7b9bb5d2d5e8e7dfb34fcf3ad249.jpg
ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Katingan sedang bekerja bakti membersihkan lingkungan dalam Gerakan BERIMAN (Bersih Indah dan Nyaman), Jumat (26/6). (Klikalkteng.id)

KLIK.KATINGAN  – Pemerintah Kabupaten Katingan terus memperkuat Gerakan BERIMAN (Bersih, Indah, dan Nyaman) sebagai upaya membangun budaya peduli lingkungan di kalangan aparatur sipil negara (ASN). Gerakan ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan gotong royong semata, tetapi menjadi kebiasaan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Katingan, Firdaus, saat mengajak seluruh ASN menjadikan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab dan komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Menurut Firdaus, menjaga kebersihan lingkungan tidak cukup dilakukan saat ada kegiatan tertentu. Kesadaran untuk merawat lingkungan harus tumbuh menjadi karakter setiap aparatur, sehingga mampu menjadi contoh bagi masyarakat.

"BERIMAN bukan sekadar bersih-bersih. Yang ingin kita bangun adalah budaya peduli lingkungan yang dimulai dari diri sendiri dan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Ia menilai lingkungan yang bersih, indah, dan nyaman akan memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat sekaligus menciptakan wajah daerah yang lebih tertata. Karena itu, ASN diharapkan menjadi pelopor dalam membangun budaya hidup bersih di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.

Firdaus juga menegaskan bahwa semangat gotong royong yang menjadi ruh Gerakan BERIMAN harus terus dipelihara. Melalui kebersamaan, berbagai persoalan lingkungan dapat diatasi secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Selama ini, Gerakan BERIMAN rutin dilaksanakan dengan melibatkan perangkat daerah untuk membersihkan kawasan publik, merawat taman, memangkas rumput liar, hingga menata fasilitas umum agar tetap nyaman digunakan masyarakat.

Namun, menurutnya, keberhasilan program tersebut tidak diukur dari banyaknya kegiatan bersih-bersih yang dilaksanakan, melainkan dari tumbuhnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan tanpa harus menunggu adanya instruksi.

Firdaus berharap semangat menjaga lingkungan tidak hanya berkembang di lingkungan pemerintahan, tetapi juga dapat menginspirasi masyarakat luas untuk ikut berperan menciptakan Katingan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman.

Melalui Gerakan BERIMAN, Pemerintah Kabupaten Katingan menargetkan lahirnya budaya hidup bersih yang berkelanjutan, sehingga kebersihan lingkungan menjadi tanggung jawab bersama, bukan sekadar agenda rutin pemerintah.(KLIK-RED)

 

Baca Juga

Ikuti Kami