KLIK.PURUK CAHU – Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Murung Raya (Mura) meminta pemerintah kabupaten setempat segera menindaklanjuti seluruh rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kalimantan Tengah atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
Permintaan tersebut disampaikan Juru Bicara Fraksi NasDem Fahriadi, saat membacakan pandangan umum fraksi dalam rapat paripurna DPRD Murung Raya, Jumat (5/6).
"Menghadapi tahapan pembahasan lanjutan, Fraksi NasDem mengingatkan agar forum persidangan nanti memberikan atensi mendalam pada hal-hal yang bersifat strategis dan krusial, utamanya terkait rekomendasi dari BPK RI," ujar Fahriadi.
Fraksi NasDem menilai pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025 tidak boleh sekadar menjadi agenda administratif. Dokumen tersebut harus menjadi instrumen untuk mengukur transparansi, akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah, sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan kebijakan pembangunan pada tahun berikutnya.
Selain menyoroti tindak lanjut rekomendasi BPK, Fraksi NasDem juga mengkritisi realisasi belanja daerah yang dinilai belum maksimal. Dari total anggaran belanja sekitar Rp2,8 triliun, realisasi yang tercapai sebesar Rp2,5 triliun atau sekitar 91,62 persen.
"Fraksi NasDem menilai capaian belanja operasi dan belanja modal yang baru menyentuh angka 92 persen tersebut masih belum optimal," tegas Fahriadi.
Menurut Fraksi NasDem, belum optimalnya realisasi belanja tersebut menunjukkan masih perlunya perbaikan dalam proses perencanaan maupun pelaksanaan program, baik dari sisi ketepatan waktu maupun akurasi penyusunan kegiatan.
Meski demikian, Fraksi NasDem memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Murung Raya yang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas laporan keuangan tahun 2025.
"Capaian ini mencerminkan komitmen dan kesungguhan pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang akuntabel, transparan, serta sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan," katanya.
Fraksi NasDem juga mengapresiasi capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mampu melampaui target hingga 161,11 persen.
Menurut Fahriadi, keberhasilan tersebut perlu diikuti dengan langkah-langkah strategis untuk terus menggali potensi sumber-sumber PAD baru sehingga dapat meningkatkan kemandirian fiskal daerah.
"Atas lonjakan ini, Fraksi NasDem mendorong pemerintah daerah untuk terus melahirkan strategi baru guna menggali dan mengoptimalkan potensi PAD di masa mendatang," pungkasnya. (KLIK-RED)