KLIK.SAMPIT – Duka menyelimuti jajaran pemerintahan desa di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Kepala Desa Bapinang Hilir, Kecamatan Teluk Sampit, Bahriansyah, meninggal dunia pada Rabu (5/8) sore.
Kabar kepergian almarhum menyisakan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga masyarakat serta rekan-rekan sesama kepala desa yang mengenalnya sebagai sosok sederhana, mudah bergaul, dan berdedikasi dalam melayani masyarakat.
Ucapan belasungkawa pun mengalir dari berbagai kalangan sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum yang selama ini mengemban amanah sebagai kepala desa.
Salah seorang rekan sejawat almarhum, Kepala Desa Sungai Paring, Muhammad Usuf, membenarkan kabar duka tersebut. Berdasarkan informasi yang diterimanya dari rekan-rekan di wilayah Pulau Hanaut, Bahriansyah diduga meninggal dunia akibat serangan jantung.
"Informasi yang kami terima dari kawan-kawan di Pulau Hanaut, almarhum diduga mengalami serangan jantung," ujar Muhammad Usuf saat dikonfirmasi, Kamis (6/8).
Menurut Usuf, Bahriansyah bukan hanya rekan sesama kepala desa, tetapi juga sosok yang ramah, mudah berkomunikasi, serta aktif dalam berbagai kegiatan pemerintahan maupun kemasyarakatan.
Ia menilai almarhum memiliki kepedulian tinggi terhadap pembangunan desa dan kesejahteraan masyarakat yang dipimpinnya.
"Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya saudara dan sahabat kami, Bahriansyah. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan khilaf beliau, menerima seluruh amal ibadahnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan menghadapi cobaan ini," ucap Usuf.
Kepergian Bahriansyah menjadi kehilangan bagi keluarga besar pemerintahan desa di Kotim. Selama menjabat, almarhum dikenal sebagai kepala desa yang berupaya mendorong pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di Desa Bapinang Hilir.
Ucapan belasungkawa terus berdatangan dari berbagai pihak. Banyak yang mengenang dedikasi dan pengabdian almarhum selama memimpin desa, sekaligus mendoakan agar seluruh amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga maupun instansi terkait mengenai penyebab pasti meninggalnya Bahriansyah. Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun dari rekan-rekannya, almarhum diduga meninggal dunia akibat serangan jantung.
Kepergian Bahriansyah menjadi duka bagi masyarakat Desa Bapinang Hilir dan jajaran pemerintahan desa di Kotim. Sosoknya akan dikenang sebagai pemimpin desa yang mengabdikan diri untuk melayani masyarakat hingga akhir hayatnya. (KLIK-RED)