Home Peristiwa Lahan Terbakar di Tepi Jalan Tjilik Riwut Kota Besi, Pengendara Terganggu Asap

Lahan Terbakar di Tepi Jalan Tjilik Riwut Kota Besi, Pengendara Terganggu Asap

  Sugianto   | Jumat , 28 Agustus 2026
67d1c56da00561f623665d76da2cf3f7.jpg
Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di tepi Jalan Tjilik Riwut, sekitar kawasan SMKN 1 Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Jumat (28/8) siang.

KLIK.SAMPIT – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di tepi Jalan Tjilik Riwut, sekitar kawasan SMKN 1 Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Jumat (28/8) siang.

Api membakar lahan yang berada di sisi jalan. Kepulan asap tebal kemudian bergerak hingga menutupi sebagian badan jalan dan mengganggu jarak pandang pengendara.

Pantauan di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB, kobaran api masih terlihat di sejumlah bagian lahan. Petugas bersama masyarakat berupaya memadamkan api dari sisi jalan agar tidak terus merambat.

Asap yang pekat membuat pengendara harus mengurangi kecepatan ketika melintas. Arus lalu lintas sempat tersendat karena jarak pandang terbatas.

"Sempat macet, asapnya pekat. Sesak di dada dan mata juga perih," ujar Rabiatul, warga yang melintas di kawasan tersebut.

Menurut warga di lokasi, kebakaran mulai terlihat sejak Rabu malam. Api awalnya muncul di bagian depan SMKN 1 Kota Besi sebelum merambat ke area lahan di sekitar Jalan Tjilik Riwut.

"Kebakaran ini mulai tadi malam. Awalnya di depan SMKN 1 Kota Besi. Apinya terus merambat hingga ke jalan," kata warga.

Petugas masih melakukan pemadaman di lokasi. Kondisi lahan yang kering membuat api cepat menjalar sehingga proses penanganan membutuhkan waktu.

Gangguan asap juga terjadi di wilayah Baamang. Di sekitar Kilometer 7 Jalan Tjilik Riwut, api yang sebelumnya sempat dipadamkan kembali muncul dan menghasilkan asap tebal hingga ke badan jalan.

Pengendara yang melintas di kawasan tersebut diminta meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi kecepatan, khususnya ketika jarak pandang mulai tertutup asap.

Karhutla yang terjadi di sekitar jalur utama tersebut tidak hanya mengancam lahan dan lingkungan. Asap yang masuk ke badan jalan juga mengganggu aktivitas serta keselamatan pengguna jalan.

Hingga Jumat siang, petugas masih berjibaku melakukan pemadaman di sejumlah titik kebakaran. (KLIK-RED)

 

Baca Juga

Ikuti Kami