KLIK.SAMPIT – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyelimuti Jalan Jenderal Sudirman, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sabtu (29/8) pagi.
Jarak pandang di kawasan Kilometer 11, tepatnya di sekitar SPBU, terlihat menurun. Asap pekat menutup sebagian badan jalan hingga kendaraan yang melintas dari kejauhan tampak samar.
Pantauan sekitar pukul 07.10 WIB, kendaraan berukuran besar seperti truk fuso bahkan terlihat seperti tenggelam di balik kepungan asap.
Kondisi tersebut membuat pengendara harus lebih waspada. Mereka mengurangi kecepatan saat memasuki bagian jalan yang tertutup asap karena kendaraan dari arah berlawanan maupun dari belakang sulit terlihat dengan jelas.
“Jarak pandang beberapa meter saja. Fuso yang besar saja sampai seperti tenggelam ditelan kabut,” ujar warga, Ramadhan.
Menurutnya, kondisi tersebut cukup mengganggu perjalanan, meski arus kendaraan pada pagi hari belum terlalu padat.
Ramadhan berharap kabut asap segera berkurang setelah matahari mulai meninggi.
“Mudahan matahari agak tinggi, kabutnya cepat berkurang biar pengendara bisa melintas dengan baik,” harapnya.
Kabut asap ini muncul di tengah meningkatnya aktivitas karhutla di Kotim. Sehari sebelumnya, Jumat (28/8), kebakaran lahan kembali terjadi di sejumlah titik di sekitar Jalan Jenderal Sudirman.
Asap dari lahan terbakar kemudian terbawa ke badan jalan dan mengganggu jarak pandang pengguna kendaraan.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena Jalan Jenderal Sudirman merupakan salah satu akses utama menuju dan dari Sampit. Ketika asap menutup jalan, risiko bagi pengendara ikut meningkat.
Pengendara yang melintas di kawasan tersebut diimbau tidak memacu kendaraan saat jarak pandang terbatas. Mengurangi kecepatan dan menjaga jarak aman menjadi langkah penting untuk menghindari kecelakaan.
(KLIK-RED)