KLIK..SAMPIT – Kabut asap kembali menyelimuti Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Kondisi ini terpantau sejak tengah malam hingga Jumat (4/9) pagi.
Berdasarkan pantauan Stasiun Meteorologi H. Asan Sampit, BMKG Kotim, kabut asap sudah tercatat pada Kamis (3/9) pukul 23.00 WIB. Saat itu, jarak pandang masih mencapai 1,5 kilometer.
Kondisi tersebut belum membaik hingga Jumat pagi. Pada pukul 07.00 WIB, jarak pandang turun menjadi 0,8 kilometer atau sekitar 800 meter.
Data BMKG juga menunjukkan kondisi angin masih calm atau tenang dengan kecepatan 0 kilometer per jam. Suhu tercatat 24,4 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 95 persen.
Kabut asap yang bertahan sejak tengah malam turut dirasakan warga. Sofi, warga Sampit, mengatakan asap mulai terlihat sejak dini hari dan semakin pekat ketika pagi.
"Dini hari asap makin terasa. Menjelang siang malah semakin pekat," kata Sofi, Jumat (4/9).
Menurutnya, kondisi tersebut belum menunjukkan tanda-tanda membaik meski waktu terus mendekati siang.
"Menjelang siang bukannya berkurang, malah semakin tambah pekat," ujarnya.
Kondisi jarak pandang yang turun menjadi sekitar 800 meter membuat warga perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara.
Kabut asap tersebut terjadi di tengah masih tingginya ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kotim. Kondisi angin yang tenang juga membuat asap berpotensi bertahan lebih lama di sekitar wilayah Sampit. (KLIK-RED)