Home Peristiwa ISPU Kotim 332, Masuk 7 Besar Wilayah dengan Udara Terburuk

ISPU Kotim 332, Masuk 7 Besar Wilayah dengan Udara Terburuk

  Sugianto   | Jumat , 04 September 2026
a5e9f09e24d02e0042a4486716ff020f.jpg
Suasana pagi di salah satu ruas jalan di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, saat kabut asap mulai menebal dan menyelimuti wilayah itu, Jumat (4/9). (Nurul Hidayah / Klikkalteng.id)

KLIK. SAMPIT – Kualitas udara di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih berada pada level berbahaya, Jumat (4/9).

Data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) menunjukkan nilai ISPU Kotim mencapai 332. Angka tersebut masuk kategori berbahaya karena berada di atas level 300.

Dalam pemeringkatan yang tercantum pada data ISPU, Kotim berada di urutan ketujuh wilayah dengan kualitas udara terburuk.

Kotim berada di bawah Kabupaten Katingan dengan ISPU 1.072, Pontianak Tenggara 990, Kabupaten Gunung Mas 575, Kabupaten Murung Raya 417, Barito Selatan Sanggu 346, dan Kutai Barat Sendawar 339.

Buruknya kualitas udara Kotim terutama dipengaruhi tingginya konsentrasi PM2.5 yang mencapai 332 dan masuk kategori berbahaya.

Selain itu, konsentrasi PM10 mencapai 300 atau masuk kategori sangat tidak sehat.

Sementara parameter pencemar lainnya masih berada dalam kategori baik. SO2 tercatat 34, O3 34, CO 5, NO2 5, dan HC 0.

Kondisi cuaca di Kotim pada saat pengukuran menunjukkan kelembapan mencapai 99,58 persen. Tekanan udara tercatat 1.014 mBar dengan suhu 23 derajat Celsius.

"Kondisi udara kategori berbahaya berpotensi menimbulkan dampak kesehatan serius bagi seluruh populasi. Karena itu, masyarakat perlu meningkatkan perlindungan diri, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan," imbau Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kotawaringin Timur Marjuki.

Masyarakat juga disarankan mengurangi aktivitas di ruang terbuka saat kualitas udara memburuk serta menggunakan masker untuk mengurangi paparan partikel pencemar, khususnya PM2.5. (KLIK-RED)

Baca Juga

Ikuti Kami