KLIK.SAMPIT – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).
Kobaran api terlihat membakar lahan kering di kawasan tersebut, Rabu (2/9). Api membesar dan terlihat hingga ke sekitar badan jalan yang dilintasi pengendara.
Warga, Kim, mengaku melihat langsung kobaran api saat melintas di kawasan tersebut. Menurutnya, api membakar area lahan yang cukup luas.
“Saya waktu itu sedang melintas dan melihat api masih berkobar. Apinya cukup besar dan membakar lahan sampai terlihat luas, bahkan diperkirakan puluhan hektare,” kata Kim, Jumat (4/9).
Kobaran api yang muncul di sekitar jalan membuat pengendara harus lebih waspada. Api terlihat berada di sisi jalan dan menjalar ke bagian lahan lainnya.
“Api terlihat menyeberang jalan. Di belakangnya juga terlihat bekas kebakaran, banyak arang dan lahan yang sudah hangus,” ujarnya.
Sejumlah bagian lahan di sekitar lokasi tampak menghitam akibat terbakar. Vegetasi dan semak yang mengering ikut dilalap api sehingga meninggalkan arang dan bekas lahan terbakar.
Kondisi tersebut menunjukkan besarnya potensi api menjalar di tengah kondisi lahan yang kering. Kobaran dapat meluas ketika menyambar semak dan vegetasi kering di sekitar lokasi.
Karhutla menjadi ancaman serius di Kotim, terutama saat kondisi cuaca kering dan curah hujan rendah. Kebakaran di lahan terbuka juga berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat apabila asap dan kobaran api mendekati akses jalan.
Hingga kini, penyebab kebakaran dan luasan lahan yang terbakar belum dapat dipastikan. Pendataan serta penanganan di lokasi masih menunggu informasi lebih lanjut dari pihak berwenang.
Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun kepulan asap. Langkah cepat diperlukan untuk mencegah kebakaran meluas dan mendekati permukiman serta fasilitas umum. (KLIK-RED)