KLIK.SAMPIT – Pemerintahan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memasuki masa transisi pada posisi Sekretaris Daerah (Sekda). Diana Setiawan kini dipercaya menjalankan tugas sebagai Penjabat (Pj) Sekda menggantikan Umar Kaderi.
Diana resmi menduduki jabatan tersebut setelah dilantik Bupati Kotim Halikinnor bersama sejumlah pejabat lainnya, Jumat (11/9).
Pergantian Pj Sekda dilakukan setelah masa tugas Umar Kaderi mencapai batas maksimal sesuai ketentuan. Sementara itu, jabatan Sekda definitif belum terisi karena proses seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama masih dipersiapkan oleh Pemkab Kotim.
Kondisi tersebut membuat posisi Pj Sekda memiliki peran penting dalam menjaga kesinambungan pemerintahan. Diana dituntut memastikan berbagai urusan administrasi pemerintahan tetap berjalan sembari proses pengisian jabatan Sekda definitif berlangsung.
Penunjukan Diana bukan tanpa pertimbangan. Ia dinilai memiliki pengalaman birokrasi yang cukup karena sebelumnya telah menduduki sejumlah jabatan strategis di lingkungan Pemkab Kotim.
Diana pernah dipercaya sebagai asisten dan kemudian menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kotim. Pengalaman tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam pemberian mandat sebagai Pj Sekda.
Bupati Kotim Halikinnor mengatakan, rekam pengalaman dan kinerja Diana selama menjalankan tugas di pemerintahan menjadi pertimbangan dalam penunjukan tersebut.
“Pengalaman dan kinerja selama menjalankan tugas menjadi salah satu pertimbangan kami. Saya berharap amanah sebagai Pj Sekda ini dapat dijalankan dengan baik, terutama dalam menjaga koordinasi dan kelancaran pemerintahan,” kata Halikinnor.
Sebagai Pj Sekda, Diana juga mendapat tugas untuk memperkuat koordinasi antarorganisasi perangkat daerah. Konsolidasi internal menjadi langkah awal yang dinilai penting agar komunikasi dan pelaksanaan agenda pemerintahan tetap berjalan efektif.
Selain koordinasi birokrasi, proses perencanaan dan penganggaran daerah juga menjadi bagian yang harus dikawal. Hal tersebut diperlukan agar tahapan pemerintahan tetap berjalan sesuai jadwal dan tidak terganggu oleh proses pergantian pejabat.
Diana juga diharapkan mampu menjaga koordinasi lintas sektor, terutama dalam mengawal berbagai program pemerintah daerah yang membutuhkan keterlibatan sejumlah perangkat daerah.
Di sisi lain, Halikinnor menyampaikan apresiasi kepada Umar Kaderi yang sebelumnya menjalankan tugas sebagai Pj Sekda Kotim. Pergantian tersebut merupakan bagian dari penyesuaian jabatan sesuai ketentuan mengenai batas masa tugas Pj Sekda.
Sementara proses seleksi Sekda definitif masih berjalan, keberadaan Pj Sekda memastikan fungsi sekretariat daerah tetap berjalan. Dengan demikian, pelayanan administrasi pemerintahan, koordinasi perangkat daerah, hingga pengawalan agenda pembangunan daerah tetap dapat dilaksanakan.
Diana kini memiliki tanggung jawab untuk menjaga ritme kerja birokrasi di tengah proses menuju terisinya jabatan Sekda definitif. Konsolidasi dan koordinasi menjadi kunci agar masa transisi tersebut tetap berlangsung lancar. (KLIK-RED)