Home Berita Metropolis Kabut Asap Masih Mengganggu, Penumpang Bandara H Asan Diminta Cek Status Penerbangan

Kabut Asap Masih Mengganggu, Penumpang Bandara H Asan Diminta Cek Status Penerbangan

  Redaksi   | Jumat , 25 September 2026
9782b7ad83d6918e073a6630ae2294ee.jpg
Suasana embarkasi di Bandara H Asan Sampit. (Foto Dokumentasi Klikkalteng.id)

KLIK.SAMPIT – Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih mengganggu operasional penerbangan di Bandara H Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Kondisi jarak pandang yang dapat berubah sewaktu-waktu membuat jadwal penerbangan berpotensi mengalami keterlambatan, penundaan, hingga pembatalan.

Pihak Bandara H Asan Sampit mengingatkan calon penumpang untuk mengecek status penerbangan sebelum berangkat ke bandara.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) H Asan Sampit Abdul Haris melalui Person In Charge (PIC) Civil Aviation Publication Team (CAPT) Zachruddin mengatakan, kondisi kabut asap menjadi salah satu faktor yang memengaruhi jarak pandang di sekitar bandara.

"Dari total 35 penerbangan yang terjadwal, terdapat 27 penerbangan yang terdampak. Proporsi gangguan penerbangan ini terdiri dari enam penerbangan mengalami delay atau sebesar 22,2 persen dan 21 penerbangan mengalami cancel/postponed atau sebesar 77,8 persen," kata Zachruddin, Jumat, 25 September 2026.

Menurutnya, keputusan untuk menunda atau membatalkan penerbangan dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan penumpang dan awak pesawat.

Kabut asap dapat menurunkan jarak pandang secara signifikan. Kondisi tersebut berdampak pada proses lepas landas maupun pendaratan pesawat.

Jika jarak pandang berada di bawah batas keselamatan yang dipersyaratkan, penerbangan dapat mengalami penundaan. Dalam kondisi tertentu, pesawat juga dapat melakukan holding atau go-around sebelum akhirnya dialihkan atau dibatalkan.

Karena kondisi tersebut dapat berubah dalam waktu singkat, calon penumpang diminta tidak hanya mengandalkan jadwal penerbangan yang sudah tertera sebelumnya.

Penumpang disarankan memastikan kembali status penerbangan melalui maskapai atau pihak Bandara H Asan sebelum berangkat.

Selain mengecek jadwal, penumpang juga diminta berangkat lebih awal untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan perjalanan menuju bandara akibat kabut asap.

Pihak bandara turut mengingatkan masyarakat untuk membawa masker, terutama jika perjalanan menuju bandara melewati kawasan yang terdampak kabut asap.

Informasi mengenai perubahan jadwal penerbangan juga sebaiknya diperoleh dari sumber resmi. Penumpang diminta tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumbernya.

"Yang terakhir, tetap tenang dan ikuti arahan petugas jika terjadi perubahan operasional penerbangan. Tetap waspada, tetap terinformasi, dan utamakan keselamatan," pungkasnya. (KLIK-RED)

 

Baca Juga

Ikuti Kami