KLIK.SAMPIT – Orangutan yang dilaporkan muncul di kebun karet warga Desa/Kelurahan Kota Besi Hulu, Kecamatan Kotabesi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), belum ditemukan saat petugas BKSDA Resort Sampit melakukan pencarian, Rabu (30/9).
Petugas Pos Sampit melakukan observasi di lokasi mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut laporan staf KPHP Mentaya Tengah Seruyan Hilir, Wibisono, terkait kemunculan orangutan di kawasan kebun warga.
Kepala BKSDA Resort Sampit Muriansyah mengatakan, petugas melakukan pencarian di sekitar lokasi yang dilaporkan menjadi tempat kemunculan satwa tersebut.
Namun, orangutan tidak terlihat selama observasi. Petugas justru menemukan dua sarang orangutan di sekitar kawasan tersebut.
“Ditemukan dua sarang, kelas dua dan kelas empat,” kata Muriansyah.
Selain menemukan sarang, petugas mendapati kawasan sekitar lokasi telah mengalami kebakaran lahan. Bahkan, berdasarkan hasil observasi, kebakaran masih terjadi di sekitar kawasan tersebut.
Vegetasi di lokasi didominasi tanaman karet, kelapa sawit, semak belukar, dan tanaman buah. Akses menuju kawasan juga relatif mudah karena terdapat jalan aspal yang tembus hingga Desa Kandan.
Dalam kegiatan tersebut, petugas bertemu warga yang berjaga di kebun sekaligus menyadap karet. Warga tersebut menyampaikan bahwa orangutan memang pernah terlihat di lokasi.
Petugas kemudian memberikan pengarahan kepada warga mengenai perilaku orangutan. Warga juga diminta segera melapor apabila kembali melihat satwa tersebut.
BKSDA Resort Sampit akan menindaklanjuti informasi kemunculan orangutan sesuai hasil pemantauan di lapangan. (KLIK-RED)