Home Berita Metropolis Awal Oktober Diguyur Hujan, Warga Sampit: Semoga Asap Segera Hilang

Awal Oktober Diguyur Hujan, Warga Sampit: Semoga Asap Segera Hilang

  Sugianto   | Kamis , 01 Oktober 2026
a04099b4a471e7c089810050aeb39dae.jpg
Rintik hujan membasahi jalan sekitaran Taman Kota Sampit, Kami (1/10). (Sugianto/Klikkalteng.id)

KLIK.SAMPIT – Hujan mengguyur sejumlah kawasan di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kamis (1/10). Hujan yang turun di awal Oktober itu disambut lega warga setelah beberapa pekan terakhir menghadapi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Bagi warga, turunnya hujan menjadi harapan baru setelah kondisi udara di Sampit beberapa kali memburuk akibat asap. Kabut juga sempat mengganggu aktivitas masyarakat di sejumlah kawasan.

Yanti, warga Sampit, berharap hujan kali ini menjadi awal membaiknya kondisi cuaca di Kotim.

“Awal Oktober diguyur hujan, semoga ini pertanda kondisi mulai membaik. Mudah-mudahan asap segera hilang,” ujar Yanti.

Ia mengatakan, kondisi udara dalam beberapa pekan terakhir cukup mengganggu. Masyarakat harus tetap beraktivitas meski kabut asap kerap menyelimuti Kota Sampit.

“Kurang lebih sudah dua bulan kondisi cuaca kurang bersahabat, kabut asap terus menyelimuti Kota Sampit,” katanya.

Karena itu, Yanti berharap hujan tidak hanya terjadi sesaat. Curah hujan yang lebih merata diharapkan dapat membantu membasahi lahan yang rawan terbakar dan menekan potensi munculnya titik api.

“Mudah-mudahan dengan turunnya hujan, karhutla cepat berakhir dan udara segera bersih. Kita tidak harus menghirup asap ini lagi,” ujarnya.

Meski demikian, satu kali hujan belum dapat menjadi penanda bahwa musim kemarau telah berakhir. Kondisi cuaca masih perlu dipantau dalam beberapa hari ke depan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya memprediksi puncak musim kemarau di Kotim terjadi pada September 2026. Pada awal Oktober, peluang hujan mulai muncul di sejumlah wilayah.

Untuk Kamis (1/10), potensi hujan pada siang hari terdapat di Kecamatan Mentaya Hilir Utara dan Mentawa Baru Ketapang.

Hujan yang turun di awal Oktober menjadi kabar baik bagi warga yang sebelumnya beraktivitas di tengah kabut asap. Namun, masyarakat tetap perlu mewaspadai potensi karhutla dan mengikuti perkembangan cuaca dalam beberapa hari ke depan. (KLIK-RED)

 

Baca Juga

Ikuti Kami