Home DPRD Kotawaringin Timur Riskon Minta Persoalan Jalan, Sampah, dan HIV/AIDS di Ketapang Ditangani

Riskon Minta Persoalan Jalan, Sampah, dan HIV/AIDS di Ketapang Ditangani

  Sugianto   | Senin , 12 Oktober 2026
e2bfee635bce59f57df5f9d939ec3ac6.jpg
nggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Riskon Fabiansyah.(Dokumentasi DPRD Kotim)

KLIK. SAMPIT – Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Riskon Fabiansyah meminta pemerintah daerah menindaklanjuti sejumlah persoalan di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Mulai dari kerusakan jalan, tumpukan sampah liar, kebutuhan alat berat untuk depo sampah, hingga penyebaran HIV/AIDS menjadi sorotan dalam hasil reses Daerah Pemilihan (Dapil) I.

Riskon mengatakan, persoalan tersebut dihimpun dari dialog dan peninjauan lapangan bersama unsur pemerintah kecamatan, kelurahan/desa, tokoh masyarakat, damang, mantir, serta warga. Aspirasi itu akan menjadi bahan penyusunan pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD dalam perencanaan pembangunan daerah.

“Reses merupakan sarana komunikasi dua arah antara wakil rakyat dan masyarakat untuk mendengarkan langsung berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah,” ujarnya, Senin (12/10).

Salah satu persoalan yang disoroti adalah kerusakan jalan berlubang. Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas masyarakat dan berpotensi menyebabkan kecelakaan sehingga perlu segera ditangani.

Selain infrastruktur, tumpukan sampah liar di Jalan Suprapto 20 juga menjadi perhatian. Riskon mendorong pengadaan satu unit loader untuk depo sampah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang guna membantu penataan dan pengangkutan sampah agar tidak meluber ke badan jalan.

Di bidang kesehatan, ia menyoroti penyebaran HIV/AIDS di Kotim. Berdasarkan data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kotim yang disampaikan dalam catatan reses, terdapat 76 kasus baru HIV/AIDS sepanjang 2025. Kecamatan Mentawa Baru Ketapang disebut memiliki porsi terbesar.

Riskon berharap Bupati dan Wakil Bupati Kotim beserta jajaran terkait memberi perhatian dan menindaklanjuti persoalan tersebut melalui program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Mentawa Baru Ketapang memiliki posisi yang sangat krusial dan dapat disebut sebagai jantung utama bagi kemajuan Kabupaten Kotawaringin Timur. Karena itu, berbagai persoalan di wilayah ini perlu mendapat perhatian serius,” tegasnya.

Ia berharap aspirasi masyarakat tidak berhenti sebagai catatan reses, tetapi diwujudkan melalui kebijakan dan program pembangunan yang tepat sasaran demi meningkatkan kualitas hidup warga.(KLIK-RED)

 

 

Baca Juga

Ikuti Kami