KLIKKALTENG.ID- Hasil survei Center of Economic and Law Studies (CELIOS) bersama Kabinet Bayangan menunjukkan mayoritas masyarakat merasa stres terhadap kebijakan pemerintah selama dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Selain mengukur respons masyarakat, survei tersebut turut meminta penilaian kalangan ahli terhadap kapasitas kepemimpinan dan komunikasi publik Presiden Prabowo.
Dari 129 ahli yang memberikan penilaian, sebanyak 71 persen menilai kapasitas kepemimpinan Presiden tidak memadai. Temuan ini menunjukkan adanya penilaian kritis dari para ahli yang menjadi responden survei terhadap kapasitas kepemimpinan Prabowo.
Kekhawatiran juga muncul ketika para ahli diminta menilai gaya kepemimpinan dan komunikasi publik Presiden. Sebanyak 83 persen menyatakan sangat khawatir, sementara 10 persen lainnya mengaku khawatir.
Dengan demikian, total 93 persen ahli responden menyatakan khawatir atau sangat khawatir terhadap gaya kepemimpinan dan komunikasi publik Prabowo.
Hasil survei tersebut memperlihatkan dua aspek penilaian, yakni respons masyarakat terhadap kebijakan pemerintah dan pandangan kalangan ahli terhadap kepemimpinan Presiden. Namun, kedua temuan itu memiliki kelompok responden dan ukuran penilaian yang berbeda.
Untuk memahami sejauh mana hasil tersebut mencerminkan pandangan masyarakat secara luas, informasi mengenai jumlah responden masyarakat, metode survei, serta waktu pengumpulan data perlu turut diperhatikan. (KLIK-RED)